Keynote Speaker pada Seminar Nasional IPTEK Agroforestri Mendukung Produktivitas HUtan Rakyat Lestari dan JABAR Sejahtera

Hari/Tanggal: Selasa/ 18 September 2018

Venue: UPTD Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan, Jl. Raya Tanjungsari, Km20, Sumedang

Call for paper Tentatif-page-001small

20180907_081725a 20180907_085055a

The 1st Practical Course – Fundamental of Landscape Architecture

Practical Course GUIDELINE – Panduan Praktikum: Click Here, Please

Day/Date: Friday/07 September 2018

Time: 08.00-11.00

Venue: RK4-AGB

Participants: AGH Students (P-6)

Instructor: Prof. Hadi Susilo ARIFIN, Ph.D. CV-Click Here, Please.

Practical Course PPT: PENGENALAN ARSITEKTUR LANSKAP – Click Here, Please.

TASK:

  1. Cermati Slide Pengenalan Arsitektur Lanskap yang telah didiskusikan di dalam Kelas.
  2. Pencermatan dilakukan cukup pada 1 topik bahasan tentang aspek lanskap atau objek lanskap yang ada di bahan Minggu Pertama.
  3. Saudara diminta membuat ringkasan dalam bentuk resensi atau sinopsis dari pengamatan Saudara.
  4. Tuliskan sinopsi/resensi tersebut dengan jumlah kata 200-300 kata. Disarankan Saudara melengkapinya dengan Referensi Ilmiah.
  5. Sinopsis tersebut diupload pada Laman ini paling lambat pada Hari Jumat, 14 SEptember 2018 pk 08.00.
  6. Good Luck.

 

20180904_092336 20180904_094949 20180904_104604

PPKU IPB-55:

Pengantar Ilmu-Ilmu Pertanian (Introduction to Agricultural Sciences)

Day: Tuesday

Time: 08:00-09:40 (R-03)

Venue: IPB – Common Class Room (CCR) – R205

Start of Date: September 04, 2018

Instructor: Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN CV-Click Here, Please

Participants: Indonesian Students – R-03 Class (FEM)

PPT MATERIALS:

The First Week PPT: GBPP – Pengertian Ilmuwan & Pengethauan, CLICK Here, Please.

TASK 1:

1. Apa yang Saudara ketahui dengan PERTANIAN?

2. Apa harapan Saudara setelah mengikuti MK Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian?

Tulis jawaban Saudara di “comment box” laman ini dengan batas waktu Selasa 11 September 2018 pk 08:00.

TASK 2:

VIDEO GLOBAL WARMING – Will be uploaded a.s.a.p. CLICK HERE,please. (atau perwakilan kelas silakan Copy file Video.DAT ke saya saat saya di kelas pagi ini 08.00-09.40  9 Oktober 2018)

  1. Silakan beri komentar terhadap fenomena alam Pemanasan Global dari video tersebut.
  2. Komentar ditulis dengan bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris antara 100-200 kata di laman BLOG ini dengan batas waktu 16 Oktober 2018, pk 08.00.
Meeting No Lecture Topic References
1 Lecture Contract, Scientist and Knowledgement. PPt Material: Kontrak Perkuliahan Ilmuwan dan Pengetahuan Book 1 Chapter 0,1TGM: Bag.7.1;7.2;7.3
2 Sciences; Agriculture and Environment. PPt Material: Sains-Pertanian dan Lingkungan Book 1 Chapter 2,3,4TGM:Bag.5.1;5.2; Bag2.4
3 History of Agriculture and Business AgriculturePPt Material: Sejarah Pertanian dan Pertanian Usaha Book 1 Chapter 5,6TGM: Bag1.1
4 Weather, Climate and the ElementsPPt Material: Cuaca dan Iklim serta Unsur-Unsurnya Book 2 Chapter 2
5 Climate of IndonesiaPPt Material: Iklim Indonesia Book 2 Chapter 3
6 Energy and Life Cycles PPt Material: Energi dan Daur Hara Kehidupan Book 1 Chapter 7,8, 11,12,13 (Rev. Ed)TGM: Bag.4.2;4.3;
7 Food and NutritionPPt Material: Pangan dan Gizi Book 1 Chapter 9,10 (Rev. Ed)TGM: Bag.2.1;2.2;2.3;2.6

Mid-Test

8 Post Harvest TechnologyPPt Material: Teknologi Pasca Panen Book 1 Chapter 14TGM: Bag.2.6
9 Non-Food AgriculturePPt Material: Pertanian Pangan dan Non-Pangan Book 2 Chapter 5TM: Bag.4.4
10 Agribusiness and AgroindustryPPt Material: Agribisnis dan Agroindustri Book 2 Chapter 7,8TGM: Bag.1.2;1.3
11 BiotechnologyPPt Material: Bioteknologi Book 2 Chapter 6TGM: Bag.6.1;6.2;6.3;6.4
12 Urban Agriculture and Soilless based Agriculture PPt Material: Pertanian Perkotaan dan Pertanian Berbasis Non-Tanah Book 2 Chapter 4 (Rev.Ed)TGM: Bag.5.2
13 Integrated Farming, Sustainable Agriculture and Renewable EnergyPPt Material: Pertanian Terpadu, Berkelanjutan dan Energi Terbarukan TGM: Bag.4.1
14 To Develop the Future Agriculture PPt Material: Membangun Pertanian Masa Depan Book 2 Chapter 9 (Rev. Ed)TGM: Bag.3.1;3.2;3.3;

Final-Test

Coordinator:

Prof. Dr. Hadi Susilo ARIFIN

Day: Tuesday

Time: 10:30-12:10

Venue: AUDITORIUM BAWAH Faperta RK B1-C1

Start of Date: September 04, 2018

Instructor: Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN CV-Click Here, Please

Participants: Indonesian Students of Agronomy & Horticulture Study Program

LECTURE MATERIALS OF FUNDAMENTALS OF LANDSCAPE ARCHITECTURE

Available in Bahasa Indonesia and in English, as follows:

The 1st Week: PENDAHULUANINTRODUCTION Cleak here, Please

The 2nd Week: SEJARAH DAN PERKEMBANGANHISTORY AND DEVELOPMENT

The 3rd Week: LINGKUP DAN SKALASCOPE AND SCALE

The 4th Week: KUALITAS LANSKAP DAN PEMANDANGAN LANDSCAPE QUALITY AND VIEW

The 5th Week: KARAKTER LANSKAPLANDSCAPE CHARACTERISTICS

The 6th Week: LANSKAP TROPISTROPICAL LANDSCAPE

The 7th Week: TANAMAN DAN DESAIN PENANAMAN PLANTS AND PLANTING DESIGN

MID-TEST EVALUATION (UTS) – Good Luck…

The 8th Week: TEKNOLOGI DALAM ARSITEKTUR LANSKAPTECHNOLOGY IN LANDSCAPE ARCHITECTURE

The 9th Week: ANALISIS TAPAKSITE ANALYSIS

The 10th Week: PERENCANAAN LANSKAP LANDSCAPE PLANNING

The 11th Week: DESAIN LANSKAPLANDSCAPE DESIGN

The 12th Week: PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN TAMANPARKS MANAGEMENT AND MAINTENANCE

The 13th Week: PRINSIP EKOLOGI DALAM LANSKAP ECOLOGICAL PRINCIPE IN THE LANDSCAPE

The 14th Week: ETIKA DAN KEBIJAKAN LINGKUNGANETHICS AND ENVIRONMENTAL POLICIES

FINAL-TEST EVALUATION (UAS)  – Do the best, please……

TASK: The 1st QUIZ
Apa yang Saudara ketahui tentang ARSITEKTUR LANSKAP?
1. Tuliskan jawaban Saudara di Comment Box pada laman ini.
2. Komentar berkisar 100-200 kata.
3. Gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
4. Jawaban Saudara diupload pada BLOG ini selambat-lambatnya pada Hari Selasa, 11 Agustus 2018 pukul 08.00
5. Selamat bekerja.

Welcome to PIP for R-05 Class – Introduction to Agricultural Sciences

Day: Tuesday

Time: 08:00-09:40 (R-05)

Venue: IPB – Common Class Room (CCR-R205)

Start of Date: September 04, 2018

Instructor: Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN CV-Click Here, Please

Participants: Indonesian Students – R-05 Class – FEM Students

PPT MATERIALS:

The First Week PPT: GBPP – Pengertian Ilmuwan & Pengetahuan, CLICK Here, Please.

Task 1:

1. Apa yang Saudara ketahui dengan PERTANIAN?

2. Apa harapan Saudara setelah mengikuti MK Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian?

Tulis jawaban Saudara di “comment box” laman ini dengan batas waktu Selasa 11 September 2018 pk 08:00.

BIJAK MENGKONSUMSI PANGAN, MENGHARGAI PETANI DAN MENCINTAI PERTANIAN

Hadi Susilo ARIFIN – Peneliti Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga/Divisi Manajemen Lanskap, Departemen Arsitetur Lansakap, Fakultas Pertanian – IPB

Di pagi 27 Ramadhan 1439H, 12 Juni 2018 yang sejuk, begitu santai di rumah menikmati liburan panjang sebelum mudik. Tiba-tiba terbesit ingin menulis, menyampaikan pengalaman-pengalaman pribadi selama tinggal di Jepang pada 1994-1998. Pengalaman tersebut dilanjutkan, karena sejak sebulan setelah lulus di bulan April 1998, saya diundang kembali ke Jepang untuk bergabung dalam kerjasama payung “core university program”. Sehingga selalu dapat undangan berkunjung ke Jepang 1-2x, kadang 3x per tahun hingga 2017 yang lalu. Kunjungan hanya beberapa hari saja, kadang-kadang sampai 1 bulan, bahkan pernah terlama 3-4 bulan saat menjadi visiting scientist, juga visiting professor di berbagai universitas di Jepang. Dari pengalam tersebut tulisan ini ditulis.

Ada hal yang menarik untuk dicermati antara kebiasaan masyarakat kita dengan masyarakat Jepang dari kacamata saya. Salah satu hal yang menarik adalah kebiasaan terhadap perilaku makan. Ternyata masyarakat Jepang sangat cermat dalam hal ini, mulai dari memilih bahan makanan, sampai menyiapkan makanan yang akan dikonsumsi bagi anak-anaknya. Di lain pihak seperti judul yang saya usung, mereka mendidik anak-anak untuk mengetahui seluk beluk petani, insan yang bekerja dalam penyediaan sumberdaya pangan. Mulai menanam sampai menghasilkan makanan tersaji di atas meja. Sehingga mereka mengenal pertanian, tumbuh apresiasi pada petani, dan akhirnya mencintai pertanian. Tulisan ini akan disusun terbalik dari judul yang tertulis di atas.

MENCINTAI PERTANIAN

Negeri sakura di ujung timur dunia, mereka bangga sebagai  negeri matahari terbit. Mereka tahu matahari untuk sumber kehidupan, termasuk untuk kegiatan pertanian. Padahal kita tahu, sebagai negara empat musim, matahari bersinar penuh dan efektif untuk fotosintesis berkisar di awal musim semi sampai dengan akhir musim panas. Lebih jauh masyarakat dunia mengenal Jepang sebagai negara industri yang sangat maju. Dengan kemajuan tersebut, Jepang ternyata tidak meninggalkan pertaniannya. Bahkan kemajuan teknologi dimanfaatkannya untuk memajukan sistem pertaniannya menjadi semakin canggih. Kok bisa?

Anak-anak dikenalkan pertanian sejak usia yang sangat dini. Mulai dari “Houikuen” atau pra sekolah, serupa play group di mana ada anak-anak usia beberapa bulan (karena Ibunya menjadi wanita karir) sampai dengan anak-anak sebelum usia 5 tahun. Juga di “Youchien” atau Taman Kanak-Kanak, serupa Kinder Garden antara usia 5-jelang 7 tahun sebelum masuk SD. Dilanjutkan saat di “Shougakkou” (Sekolah Dasar).

Murid dan siswa sekolah dikenalkan sistem pertanian dengan cara sedehana. Mereka dikenalkan ke petani dan area pertanian. Anak-anak dengan suka cita berkunjung ke areal pertanian, seperti ikut menanam padi di sawah “taue” saat akhir musim semi. Mereka sangat senang bermain dengan lumpur, berkotor-kotor, sambil bersenda gurau petani dan guru-guru mengajarkan dan mengenalkan obyek bibit padi, air, tanah, dan alat-alat dan sarana produksi pertanian. Usai acara disediakan lembar kertas karton tebal putih berukuran 30cmx30cm , di mana setiap anak (bisa per group) menulikan nama dan kesan-kesan, impresi secara singkat akan pengalaman tersebut. Karton kesan dan impresi tersebut bisa dipajang di kelas, tau diberikan kepada petani sebagai kenang-kenangan kunjungan.

Enam-tujuh bulan kemudian mereka diajak kembali untuk mengikuti kegiatan masa panen padi “kome-gari“. Masa panen tersebut jauh lebih menyenangkan karena anak-anak bisa membawa sebagian hasil yang dipetiknya.  Akhir musim panas sampai dengan akhir musim gugur merupakan musim banyak panen beragam tanaman dan buah-buahan. Mereka diajak panen ubi jalar “imo-gari“, panen jeruk “mikan-gari“, panen anggur “budo-gari“, panen apel “ringo-gari“, dan lain-lainnya. Dengan cara ini anak-anak mengenal pertanian, lalu menyukai dan mencintai pertanian.

MENGHARGAI PROFESI PETANI

Dari kegiatan di atas, tidak sedikit anak-anak TK dan SD yang sangat respek pada petani dan pertanian. Mereka menjadi kagum, menghargai kerja keras petani, karena mereka paham proses dan pekerjaan di bidang petanian yang mulia. Tanpa petani, meraka tahu tidak akan bisa mendapat makanan yang cukup. Mereka juga sering diajak berkunjung ke peternakan, obyek-obyek perikanan dan hutan-hutan. Sejak anak-anak, mereka paham pertanian bersifat luas, bisa mmeberi pangan, sandang dan papan.

Impresi yang kuat menjadikan sebagian anak-anak bermimpi dan punya cita-cita ingin menjadi petani. Hal ini menjadikan semangatnya memuncah saat di musim lain anak-anak dibawa ke suatu obyek agro-industri mulai dari perusahaan hidroponik, aeroponik, farmer market, bank dan koperasi pertanian, juga ke pasar lelang grosir pertanian, pasar lelang grosir perikanan, yang rata-rata berada di setiap Ibu Kota Prefecture. Melihat sistem pertaniannya, usaha taninya sampai pasca panen yaitu pengemasan, pengangkutan, pemasaran, sampai produk berada di atas meja untuk siap disantap. Mereka percaya, bahwa pertanian tidak selalu terkait dengan yang kotor-kotor “kitanai“, pertanian tidak selalu mengesankan miskin dan menyesakkan “kitsui“, dan tidak selalu berhubungan dengan hal yang berbahaya “kinen“.

POLA KONSUMSI PANGAN

Salah satu yang dikagumi adalah bagaimana bangsa Jepang mendidik anak-anak sejak dini memahami makanan sebagai obat, bukan obat sebagai makanan. Hal tersebut diterapkannya dalam menu makanan sehat di sekolah. Setiap Houkuen, Youchien menyediakan makan siang di sekolah. Di sini, bukan hanya murid-murid saja, tapi orang tuanyapun termasuk dididik memahami pola makan dan menu yang akan disajikannya. Mereka menyusun menu sedemikian rupa dalam Tabel Mingguan dan Bulanan dan dibagikan kepada orang tua murid.

Setiap ada pantangan, orang tua perlu memberitahunya sejak awal. Pengalaman, putri kecil kami  sejak usia 2 tahun sampai usia 6 tahun mengenyam pendidikan pra-sekolah di SUNAIRI HOUKUEN, Miki-Cho, Kita-Gun, Kagawa Ken. Kebetulan di setiap minggu ada hari yang bermenu bahan dari daging babi. Sehingga mereka memberi tahu  kami sejak awal mendaftarkan ke play group ini. Setiap bulan saat daftar menu keluar, kami diminta membuat request pengganti menu yang buat putri kami menjadi pantangan. Dan hal itu dilakukannya oleh Chef hanya untuk melayani 2-3 siswa yang berasal dari Indonesia, atau Malaysia atau Bangladesh yang beragama Islam.

Yang menarik, bagaimana anak-anak usia dini sudah sangat menghargai makanan. Tidak bisa tidak, mereka harus menghabiskan makanan yang disediakan. Pendidikannya, terutama di saat mereka melakukan kunjungan “kengaku” ke sawah dan kebun petani, mereka dikenalkan misalnya pada butir-butir benih padi, disemai, ditanam, dipelihara, berbunga, berbuah dalam malai menjadi ratusan, ribuan butir gabah, lalu digiling menjadi beras, dan akhirnya ditanak menjadi nasi. Cerita tersebut dipaparkan dengan sangat menarik, juga disajikan lewat buku bergambar “e-hon“. Anak-anak menjadi paham perjuangan petani menhasilkan pangan. Dampaknya apa? Anak-anak mengerti bahwa setiap butir nasi yang ada di dalam cawan harus dimakan sampai habis, karena mereka respek terhadap perjuangan petani menghasilkan pangan. Mereka dididik untuk tidak menyisakan makanan sedikitpun baik nasi maupun laukpauknya. Sejak kecil mereka makan dengan menggunakan sumpit “hashi“.  Dengan ujung sumpit, anak-anak dapat memungut 1 butir nasi terakhir di dalam cawannya untuk masuk ke dalam mulutnya.

Bagaimana jika ada murid yang tidak mengahabiskan makanannya? Guru kepala sekolah “Kouchou Sensei” akan mengemas sisa makanan tersebut dalam box untuk diberikan kepada orang tua murid yang menjemputnya di sore hari sekitar pk 16-17. Dengan pesan yang tegas, orang tua wajib menghabiskan makanan tersebut. Karena guru menyampaikan pesan di depan murid dan orang tua secara langsung, maka orang tua akan menepati janji menghabiskan sisa makanan atau meminta anaknya menghabiskan makanan tersebut di rumah. Hal ini memberi pembelajaran pada orang tua, bahwa di rumah pun anak-anak wajib dididik menghabiskan makanan apapun yang telah diambilnya. Hal itu merupakan pendidikan tanggung jawab baik bagi anak maupun bagi orang tua. Orang tua biasanya bosan mengahbiskan sisa makanan anaknya dari sekolah, sehingga setiap menghantarkan anaknya, di gerbang sekolah sambil menurunkan anaknya dari boncengan sepeda atau dari dalam mobil, setiap hari selalu berpesan: jangan lupa, habiskan makanan di sekolah sebaik-baiknya ya… “wasurenaide, gakkou de zenbu hiru gohan wo tabette kudasai ne…“.

LALADON, 12 JUNI 2018

Batch IV PMDSU Scholarship – Beasiswa Program Master menuju Doktor untuk Sarjana Unggul

 

Beasiswa PMDSU

http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu

PROFILE PROMOTOR PMDSUBATCH IV – Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN

http://beasiswa.dikti.go.id/pmdsu/index.php/register/promotor_detail/01f78be6f7cad02658508fe4616098a9

Prof. Dr Hadi Susilo Arifin

Name: Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo ARIFIN, MS, Dipl. RLE (IPB, Bogor Indonesia/ITC, Enschede The Netherlands/Okayama University, Okayama Japan)

Home Base: Divisi Manajemen Lanskap, Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Visiting Professor: Awaji Landscape Planning & Horticulture Academy/ALPHA-Hyogo, Japan (2006), Michigan State University, East Lansing, the US (2010-2011), IDEC Hiroshima University, Saijo Japan (2012)

Present Address: Jl Meranti, IPB Campus, Darmaga – Bogor 16680

Email: hsarifin@apps.ipb.ac.id & hadisusiloarifin@gmail.com

Research Topic: “Pekarangan” – productive  landscape of typical Indonesian home gardens as an integrated farming media in rural and urban ecosystem.

PETUNJUK PENDAFTARAN:

  1. Isi formulir pendaftaran beasiswa PMDSU dibawah ini dengan benar.
  2. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan Saudara sudah melakukan pendaftaran di perguruan tinggi tujuan dan sudah melakukan komunikasi dengan calon promotor yang Saudara pilih.
  3. Hanya lulusan dari perguruan tinggi yang telah terakreditasi institusi yang dapat melakukan pendaftaran.
  4. Data mahasiswa harus sudah terlaporkan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
  5. Penulisan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) disesuaikan dengan data yang terlaporkan di PDDIKTI.
  6. Formulir dibawah ini adalah untuk mendapatkan username dan password yang selanjutnya Saudara wajib melengkapi formulir pendaftaran dengan melakukan login menggunakan akun tersebut.

FORM PENDAFTARAN:

http://beasiswa.dikti.go.id/pmdsu/index.php/register/daftar/d060b75409c138ea0062f14b335d72f2y

 

KONTEMPLASI: Peran Tiga Profesi

Di Jepang Ada 3 profesi yang dianggap Mulia. Sehingga insan yang berprofesi di bidang tsb dipanggil dengan sebutan “SENSEI/ 先生”. Artinya, orang yang “terlahir lebih dulu”, memiliki ilmu pengetahuan lebih dulu daripada orang yang akan dibantunya/dididiknya/diajarnya, sehingga diharapkan profesi tersebut diemban oleh orang-orang berilmu, arif, dan bijaksana.

Tiga PROFESI tersebut, yaitu: GURU, DOKTER dan HAKIM.

Di Jepang sampai saat ini, profesi tsb. masih sangat dihargai. Dan insan yang berprofesi di bidang tersebut sangat menjaga kode etik yang telah ditetapkan sebagai kompetensi dan tanggung jawabnya.

1. Guru: memberi pendidikan yg akan menjadi bekal hidup bermartabat – pengalaman batin. Guru mengajar dan mendidik serta memberi ilmu pengetahuan mulai dari lembar-lembar hati anak-anak yang sangat putih bersih menjadi manusia yg memiliki kepribadian. Peran ini sangat penting… mambawa dan mengantarkan bangsa untuk menjadi Bangsa yg berakhlak, bermoral, beretika, dan bertanggungjawab dengan segala langkah yg diperbuatnya.

Mulai guru playgrup sampai dengan dosen di perguruan tinggi, semua dipanggil dengan sebutan SENSEI, tidak ada bedanya. Termasuk guru Ikebana, guru Karate, guru Masak, guru Melukis, semua orang yang mengajarkan sesuatu kepada muridnya, dipanggil Sensei.

2. Dokter: membantu, memberi pelayanan kesehatan badan – tubuh fisik yang sangat memerlukan kekuatan lahir yang diharapkan juga kekuatan batin. Bangsa yang sehat harus memiliki rakyat dan penduduk yang sehat. Dengan kesehatan badan (lahir dan batin) yang prima, diharapkan kedaulatan bangsa dan negara dapat dipertahankan selamanya.

3. Hakim: membantu, memikirkan dan memberi keputusan serta kebijaksanaan melalui ilmu pengetahuan serta hati nurani yang jernih yang dimilikinya dengan penyampaian pesan akhir yang seadil-adilnya bagi kehidupan dan masa depan manusia yg berpekara. Bangsa ini akan dipercaya dan dihormati bangsa lain di dunia manakala keadilan ditegakkan setinggi-tingginya di muka bumi.

Catatan: Kita percaya, akan ada keadilan yg sangat sempurna di alam akhirat nanti.

Renungan di Laladon Permai D/11
Deddy Hadi Susilo Arifin

MINI WORKSHOP of INTRODUCTION TO LANDSCAPE ECOLOGY

The First Day Mini Wokshop – Thursday, 24 June 2018 -06:30-08:40

Field Object: 8 Spots in Darmaga Campus, IPB.

INSTRUCTORS: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin, Dr. Syartinilia and Dr. Kaswanto

INTRODUCTION
The field of Landscape Ecology focuses on structure, function, dynamic and culture through the
pattern of patches, corridors, mosaic, and matrix of landscape in various scales. Therefore, a
landscape architect should learn how to implement those basics idea of Landscape Ecology in the
real world through a small workshop around IPB Campus Dramaga.

OBJECTIVES
1. To define the possibilities/opportunities and problems from Landscape Ecology
perspectives.
2. To analyze and synthesize of ecological landscape aspects.
3. To find out the ecological landscape solution

TIME & VENUE
1st Week
• Day & Date : Thursday, May 24th, 2018.
• Time : 06.30AM up to 08.30AM.
• Venue : Welcome Area Faperta of IPB Campus Dramaga.
2nd Week
• Day & Date : Monday, June 4th, 2018.
• Time : 06.30AM up to 08.30AM.
• Venue : AEP Amphitheatre IPB Campus Dramaga.

SITE LOCATION
1. Welcome Area Faperta, Pangkalan Ojek, and Canopy of Green Campus 2020.
2. Corridor Green Campus 2020 – Tembok Berlin – Stevia – IKA Faperta and Ex Studio Pro Nursery.
3. Studio Pro Nursery.
4. Plaza Bung Karno.
5. Rubber Garden between FMIPA and CCR IPB.
6. Landscape of Gymnasium (GOR).
7. Streetscape from Faperta until Tanoto Building (median and berm).
8. Arboretum Landscape Fahutan.

TOOLS & MATERIALS
• Digital Camera: pocket, smartphone or LSR.
• Global Positioning System (GPS) on the Smartphone.
• Stationary: paper A-4, paper A-1, pencil, color pencil, color magic pen, pastel oil, portableboard,
roll meter, and ruler.
• Megaphone or wireless microphone.

THE 1st WEEK TASK: FIELD ACTIVITY AND ANALYSIS
• Students should be divided into 16 groups.
• Each sites will be analyzed by 2 groups.
• Brief field survey and interpretation undersupervised by lecturer (supervisor).
• Field discussion and analysis: structure, function, dynamic, cultural landscape (mosaic,
patches, corridors, matrix of landscape) in their scales.
• Mapping the site and landscape objects.
• Sketching the ecological concept.
• Drawing the analysis and synthesis, and also the proposed landscape-design based on ecological
landscape perspective.

THE 2nd WEEK TASK: DESK STUDY AND PRESENTATION
• Export all the drawing analysis and synthesis to A-1 paper (to be confirmed).
• Presenting the results in the 2nd week of workshop on duration 5’ for each group, consist of 4 ’
presentation, 1’ discussion.
• The presentation will be reviewed by supervisors.
See You on Thursday May 24th, 2018 @ FAPERTA IPB!!!!

IMG-20180524-WA0016

IMG-20180527-WA0033edited

IMG-20180524-WA0025

IMG-20180512-WA0081

IMG-20180509-WA0168

EXPOSE – Urban Farming and Agrotourism in Margajaya, Bogor City

EKSPOSE – Pertanian Perkotaan dan Wisata Agro di Margajaya, Kota Bogor

Venue: Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat

Day/Date: Sunday/13 May 2018

Time: 08:00 -12:00

Press Release:

Pengembangan Urban Farming dan Agrowisata Margaja, Iconic Lanskap Pertanian di Kota Bogor

 Sebagaimana dilakukan pada setiap akhir semester, Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, IPB menggelar expose hasil praktikum mahasiswanya yang telah terjun langsung ke lapang. Kali ini mata kuliah Pengelolaan Lanskap (68 mahasiswa S1) dan Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan (12 mahasiswa S2) yang dikordinasi oleh Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin, dengan Tim Dosen lainnya Dr Kaswanto, Dr Syartinilia, Prof. Wahju Qamara, Dr Aris Munandar  bersama para pihak dan pemangku kepentingan di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor melaksanakan expose langsung “on the site”. Dikatakannya momentum ini sangat tepat, karena Margajaya setelah mendapatkan predikat Juara II Kampung Tematik 2017 di Kota Bogor akan me-launching Pasar Rakyat Tani sebagai wujud inisiasi Margajaya mengembangkan pertanian perkotaan dan agrowisata. Pemilik Pondok Syahir, Ibu Yunis Liana Suprapto menginisiasi ide pembukaan Pasar Rakyat Tani ini dikaitkan dengan event Cucurak, yang biasa dirayakan dalam mengahadapi awal Ramadhan.

Margajaya, merupakan salah satu kelurahan di Kota Bogor yang memiliki potensi lanskap pertanian dengan hamparan sawah, dengan sistem irigasi yang masih bagus dan menghasilkan padi yang diharapkan tetap berkelanjutan. Produksi “pare anyar”, padi yang baru dipanen akan menghasilkan beras dan nasi yang rasanya sangat enak akan menjadi unggulan Margajaya. Adanya lahan kering, berupa kebun campuran, talun tepi sungai dan pekarangan juga sangat potensial untuk dipertahankan sebagai lanskap produktif, yang juga memiliki peluang sebagai obyek wisata pertanian, atau agrowisata. Sungai Cisindangbarang, merupakan sumber air yang tidak pernah kering, juga tersedianya saluran irigasi dapat menjadi objek atraksi wisata pertanian tidak hanya untuk tanaman, juga berpeluang bagi atraksi perikanan dan peternakan. Inisiasi pengembangan urban farming dan agrowisata ini sangat potensial dan prospektif. Selain ketahanan pangan, kedaulatan pangan dan kemandirian pangan masih merupakan isu hangat, karena itu kita bergerak dari bawah, dimulai pada skala keluarga melalui pemanfaatan lanskap pekarangan, lanskap pertanian lainnya yang ada di Margajaya. Pihak pemerintah Kelurahan Margajaya juga mendukung inisiasi ini. Selain Pondok Syahir, juga ada Rumah Kepemimpinan, Posdaya, Nusagrow, Kelompok Tani, Ibu PKK dan Karang Taruna saling bergandeng tangan yang didukung oleh Bappeda Kota Bogor dalam perencanaan dan pengembangan Margajaya sebagai iconic urban farming dan agrowisata.

Harapannya, lanskap pertanian Margajaya tetap bisa menjadi oase di tengah maraknya pembangunan fisik kota yang pesat. Diupayakan bentang alam dengan produksi ragam hasil pertanian yang ada di Margajaya ini agar bisa berkelanjutan. Dengan mengelola alam yang lebih bijak, memanfaatkan sumber air untuk kegiatan yang lebih produktif, menggunakan kearifan lokal yang dimiliki petani, semoga masyarakat akan mendapat manfaat tambahan dari kegiatan pertanian yang sekaligus menjadi obyek wisata. Oleh karena itu kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, mengamankan sumberdaya Sungai Cisindangbarang juga sangat diutamakan. Aksesibiltas menuju Kelurahan Margajaya sangat mudah, sehingga atraksi lanskap pertanian yang diusung diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata pertanian unggulan di masa kini hingga yang akan datang.

Bogor, 13 Mei 2018

Sumber: Hadi Susilo Arifin:hsarifin@apps.ipb.ac.id; www.hsarifin.staff.ipb.ac.id; 0811117720

« Previous PageNext Page »