Agenda


IMG-20170526-WA0007 IMG-20170526-WA0027

KONSER CINTA TANAH AIR – Mengobarkan Semangat BHINEKA TUNGGAL IKA

Auditorium Andi Hakim Nasoetion, IPB Darmaga Campus, 26 May 2017 at 09:00-10:30

IMG-20170524-WA0068

IMG-20170525-WA0071IMG-20170515-WA0073IMG-20170526-WA0057

IMG-20170526-WA0063

CIMG4981

IMG-20170526-WA0062 IMG-20170526-WA0064 IMG-20170526-WA0065 IMG-20170526-WA0066 IMG-20170526-WA0067 IMG-20170526-WA0068

IMG-20170526-WA0028

 

20170429_165642

Excursion Pic could be accessed by CLICK Here, Please.

GRADUATE SCHOOL STUDENTS EXCURSION

Cultural & Natural Landscape of Cirebon & Kuningan

29-30 April 2017

Hadi Susilo Arifin FINAL FIELD TRIP GUIDELINE PLUS MAPS in PDF File

PANDUAN FIELD TRIP: M.K. PENGELOLAAN LANSKAP BERKELANJUTAN; M.K. EKOLOGI LANSKAP; M.K. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN EKOWISATA – PS ARSITEKTUR LANSKAP, SEKOLAH PASCASARJANA – IPB, SEMESTER GENAP – TAHUN AKADEMIK 2016/2017

Dosen Pembimbing Lapang: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin dan Dr. Regan Leonardus Kaswanto

Asisten Lapang: Fariz Harindra Syam

Jumlah Peserta: 9 Mahasiswa MK Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan; 19 Mahasiswa MK Ekologi Lanskap, dan 5 Mahasiswa Kebijakan & Manajemen Ekowisata (Total Mahasiswa 25 karena ada 8 mahasiswa sebagai peserta di 2 MK), 2 Dosen, 1 Asisten, dan 1 Lainnya.

Nama Peserta Mahasiswa/Program Studi, Dosen, Asisten dan Lainnya:

PS ARL: S2 – Dewi, Isnaeni, Dina, Safia, Sunardi, Annisah, Aisyah Sabilla, Tika, Anggi

PS PSL: S3/S2 – Nurfaida, Prihanto, Mita, Darkono, Rina, Rifki, Diana, Herna

PS ENT: S3 – Lindung, Rawati Panjaitan, Septiantina, Azru Azhar, Tazkiyatul Syahidah

PS PHT: S2 – Fathan

PS SVK: S3 – Hasyyati Shabrina, Fitri Indriana

Dosen: Hadi Susilo Arifin dan Kaswanto

Asisten: Fariz Harindra Syam

Lainnya: Dwi Yuliantoro

Lokasi Kajian: Bogor (Kampus Darmaga s.d. Tugu Kujang dan Lawang Selapan), Lanskap Tol (Jagorawi,Cikunir, Cikampek, Cipali) – Kota Cirebon (Astana Gunung Jati, City Tour on the way ke Keraton Kasepuhan melewati Pelabuhan, Pantai Taman Ade Irma Suryani & Kota Tua di Sekitar Jalan Merdeka, Kampung Batik Trusmi, Gua Sunyaragi) – Kabupate Kuningan (Kampung Adat Cigugur/Situs Purbakala Megalitikum Cipari, Curug Putri Taman Nasional G. Ciremai/Taman Wisata Alam Linggarjati, Hot Spring Resort Sangkanurip)

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu/ 29 – 30 April 2017

Wkt Berangkat: 29 April 2017 pk.02:00-02.30 dari ATM Center Kampus Dramaga – Bogor;

pk 03.00 dari depan Gedung Alumni Kampus Baranangsiang Bogor

Wkt Tiba: 30 April 2017 pk. 22.00 di Kampus IPB Dramaga – Bogor

Alat dan Bahan: GPS, DBH meter, Peta Rupa Bumi skala 1:25.000/Image dari Google Map/Google Earth, Kamera Digital, personal equipment (alat tulis, sepatu lapang, topi, payung, jas hujan, obat-obatan pribadi, pakaian ganti, sun-block dan sun glasses).

Kendaraan: Bus Kapasitas 30 kursi

METODA PELAKSANAAN FIELDTRIP

  1. Window Survey: observasi dari dalam mobil sesuai petunjuk pembimbing dalam panduan dan saat berada dalam bus.
  2. Observasi Lapang: pengamatan di lapang, diskusi dengan pembimbing, wawancara dengan masyarakat/pengguna/pengelola, dan pengukuran langsung, dokumentasi gambar.
  3. Studi Pustaka: menghimpun data terkait dari laporan penelitian, data buku statistik, dan sumber referensi lainnya termasuk dari links internet.

METODE PADA SETIAP OBYEK PENGAMATAN DAN PERKIRAAN JADWAL PERJALANAN

Travel Agent: NAGIGATOUR Mohon mensinkronkan jadwal berikut dan perubahan-perubahannya saat di lapang.

Lokasi Kajian: Bogor (Kampus Darmaga s.d. Tugu Kujang dan Lawang Selapan), Lanskap Tol (Jagorawi,Cikunir, Cikampek, Cipali) – Kota Cirebon (Astana Gunung Jati, City Tour on the way ke Keraton Kasepuhan melewati Pelabuhan, Pantai Taman Ade Irma Suryani & Kota Tua di Sekitar Jalan Merdeka, Kampung Batik Trusmi, Gua Sunyaragi) – Kabupaten Kuningan (Kampung Adat Cigugur/Situs Purbakala Megalitikum Cipari, Curug Putri- Palutungan Taman Nasional G. Ciremai, Waduk Darma dan Hot Spring Resort Sangkanurip).

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu/ 29 – 30 April 2017

Waktu Berangkat: 29 April 2017 pk.02:00-02.30 dari ATM Center Kampus Dramaga – Bogor; pk 03.00 dari depan Gedung Alumni Kampus Baranangsiang Bogor

Waktu Tiba: 30 April 2017 pk. 22.00 di Kampus IPB Dramaga – Bogor

Alat dan Bahan: GPS, DBH meter, Peta Rupa Bumi skala 1:25.000/Image atau dari Google Map/Google Earth, Kamera Digital, personal equipment (alat tulis, sepatu lapang, topi, payung, jas hujan, obat-obatan pribadi, pakaian ganti, sun-block dan sun glasses).

Kendaraan: Bus Kapasitas 30 kursi

METODA PELAKSANAAN FIELDTRIP

  1. Window Survey: observasi dari dalam mobil sesuai petunjuk pembimbing dalam panduan dan saat berada dalam bus.
  2. Observasi Lapang: pengamatan di lapang, diskusi dengan pembimbing, wawancara dengan masyarakat/pengguna/pengelola, dan pengukuran langsung, dokumentasi gambar.
  3. Studi Pustaka: menghimpun data terkait dari laporan penelitian, data buku statistik, dan sumber referensi lainnya termasuk dari links internet.

METODE PADA SETIAP OBYEK PENGAMATAN DAN PERKIRAAN JADWAL PERJALANAN

Travel Agent: NAGIGATOUR Mohon mensinkronkan jadwal berikut dan perubahan- perubahannya saat di lapang.

HARI I – 29 APRIL 2017

  1. 02.00-02.30: Kumpul di ATM Center Kampus IPB Darmaga, final check, dan doa keberangkatan.
  1. 02.30-03.00: Perjalanan ke penjemputan peserta di depan Gedung Alumni Kampus IPB Baranangsiang
  1. Window survey: Mulai wilayah Sub-Urban Dramaga/ Laladon/Jembatan Merah, Lanskap Tugu Kujang/Lawang Selapan, Pertigaan Jl Raya Pajajaran, Area Terminal Baranangsiang sampai dengan Pintu Tol – Bogor (dini hari, jadi bisa dilaksanakan di hari lainnya)
  1. Window survey: Lanskap Jalan Bebas Hambatan Segmen Jagorawi, Cikunir, Cikampek, dan Cipali; (Jalur Hijau dan Median Jalan, Lanskap di luar Jalan Tol) à Struktur vegetasi, konspep jalur bebas hambatan, toll gate, lanskap rest area khususnya saat berhenti sholat Subuh. Jika Subuh sudah di Cirebon maka sholat di Masjid Attaqwa dan sarapan di Nasi Jamblang Mang Doel)
  1. 07.00-07.30: Window survey: Dalam Perjalanan antara Tempat Sarapan Pagi (nasi jamblang) ke Astana Gunung Jati Jl. Kartini, Masjid Ataqwa, Pendopo ex Kabupaten, Alun-alun Cirebon, Jl Siliwangi, Balai Kota Cirebon, Station Kereta Api, Taman Kota Krucuk Cirebon, Ex Karsidenan à Karakter arsitektur tradisional Candi Bentar dari bata merah kaitannya dengan kebijakan pemerintah – kota pemerintahan, perdagangan, kota transit, destinasi wisata, kota budaya dan wisata
  1. 07.30 – 09.00: Observasi lapang di Lanskap Astana Gunung Jati & Gunung Sembung Cirebon à Cultural & Historical Landscape pada abad XVII, yang dijadikan kawasan wisata ziarah
  1. 09.00-10.30 (dengan spot pengamatan di titik tertentu): Window survey: Dalam Perjalanan antara Astana Gunung Jati ke Keraton Kasepuhan. Jl. Kesenden/atau Jl Kali Baru, Sisingamangaraja, Pelabuhan dan Pergudangan, Kota Tua Jl. Merdeka, BAT, Kelenteng, Bangunan colonial bagi perkantoran dan bank. WISATA BAHARI TAMAN ADE IRMA SURYANI (Sebagai lanskap alternative yang perlu dikaji jika waktunya memungkinkan: tanah timbul, reklamasi pada resort wisata pantai)

 

  1. 10.30 – 11.30: Observasi lapang: Lanskap Keraton Kasunanan Kasepuhan sebagai situs sejarah dan budaya (sebenarnya ada 3 keraton lainnya yang terletak secara terpisah yaitu Keraton Kasunanan Kanoman, Keraton Kasunanan Kacerbonan, dan Keraton Kasunanan Kaprabon). Peninggalan Abad XVII dengan lanskap sejarahnya sebagai obyek wisata budaya.
  1. 11.30-13.30: Window Survey dan ISHOMA: Perjalanan antara Keraton Kasepuhan ke lokasi makan siang hingga ke Kampung Batik Trusmi. Urban landscape/urban zoning Jl Pasuketan, Pasar Balong, Stasiun Parujakan, Gunung Sari, Plered à Land use-land cover changing, urbanisasi, dan pengembangan kota. Makan siang di Resto Empal Gentong H. Apud/Resto Empal Gentong Amarta (empal gentong, empal asem, sate kambing muda, tahu gejrot, mungkin tersedia juga nasi lengko dan mie koclok tapi bukan sebagai menu utama)
  1. 13.30-15.00: Observasi lapang (sambil jedah refreshing bagi yang berwisata belanja): Lanskap Kampung Batik Trusmi adalah pusat industri batik di Cirebon. Kampung ini terletak di Plered. Pengrajin batik di desa Trusmi dan sekitarnya, seperti desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, dan Kalitengah, berjumlah lebih dari 3000 Rumah Tangga yang berkarya di sector batik ini. à manajemen tata ruang Kampung Batik, lanskap pusat perdagangan serta sejarah masyarakat Trusmi, Ki Gede Trusmi dan Masjid Trusmi (karena keterbatasan waktu kita tidak akan sampai ke lanskap Masjidnya), dan budaya membatik dari Keraton ke Rakyat, dan wisata batik terkait dengan wisata belanja dan wisata kuliner.
  1. 15.00-15.30: Istirahat dalam bus dari Trusmi menuju ke Gua Sunyaragi.
  1. 15.30-16.30: Observasi lapang: Lanskap Gua Sunyaragi, Cagar budaya ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 Ha. Bangunan ini didirikan oleh Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon sekitar tahun 1703. Adapun filosofi nama cagar budaya ini adalah Sunya artinya sepi, Ragi artinya raga, atau tempat untuk bermeditasi (menyepi) à hubungan lanskap dan manusia, manusia dan lanskap di mana dinding bangunan dari batu karang (saya jumpai struktur dan desain yang sama pada salah satu sudut taman saat saya berkunjung ke Beihai Park di Beijing).
  1. 16.30-18.00 & 18.00-19.30: Cirebon ke Kuningan: dalam perjalanan ini akan singgah makan malam dan shalat Maghrib di dalam Kota Cirebon (alternative di Resto Sea Food H. Moel di tengah kota, Jl Kalibaru Selatan No. 39 ATAU di Resto Kelapa Manis di Gronggong, tapal batas Cirebon-Kuningan); Interpretasi Lanskap Kota Cirebon dari Gronggong. Evaluasi singkat dilakasanakan dalam Bus perjalanan Kota Cirebon ke Kota Kuningan secara singkat, dan peserta istirahat dalam Bus.

 

  1. 19.30: Tiba di Hotel Grand Purnama Kota Kuningan, check in, istirahat.

 HARI I – 29 APRIL 2017

  1. 07.30-10.00: Berkunjung ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan; Observasi Lapang: Kampung Adat Cigugur dan Situs Purbakala Megalitikum Cipari (3500 SM) letak berdekatan à lanskap sejarah dan budaya yang masih dikelola dengan baik dan manjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan wisata budaya. Masih ada komunitas yang mempertahanan adat leluhur hingga sampai saat ini dengan pola lanskap kampunya. Juga Terdapat museum.

 

  1. 10.00-12.00: Observasi Lapang: Palutungan-Curug Putri Taman Nasional Gunung Ciremai obyek lanskap alami merupakan sebuah kawasan hutan pinus dan air terjun yang terletak di kaki gunung Ceremai, Kecamatan Cigugur, berjarak ±10 km dari pusat kota Kuningan. Rangkaian obyek Kampung Adat Cigugur, Situs Purbakala Cipari dan Palutungan ini berpotensi sebagai obyek-obyek ekowisata.
  1. 12.00-13.00: ISHOMA di Resto Agrowisata Strawberry terletak di luar gate Taman Nasional G. Ciremai
  1. 13.00-14.00: Perjalanan dari Resto Agrowisata ke Waduk Darma
  1. 14.00 – 15.00: Observasi Lapang Waduk Darma. Tahun 1800-an waduk ini sebagai ruang terbuka biru (RTB) sudah terbentuk, dan pada zaman Jepang pembangunan waduk rampung dilaksanakan. Pembangunan waduk itu menenggelamkan lahan di sembilan desa. Saat air waduk surut di musim kemarau, suka timbul jalan aspal dan pondasi rumah penduduk yang ditenggelamkan dan juga lahan pertanian. Sembilan desa yang masuk area pembangunan Waduk Darma: Desa Darma, Jagara, Kawahmanuk, Cikupa, Parung, Cipasung, Sakerta Barat, Sakerta Timur, dan Paninggaran. Di dasar waduk ada rel kereta lori pengangkut tebu dari Ciledug menuju Ciamis. Waduk ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain air dari waduk ini mampu mengairi area ribuan hektare persawahan, air waduk ini juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku. Waduk Darma juga sebagai sumber kegiatan perikanan, serta wisata air à Keberdaan waduk sebagai bagian dari stream corridor yang membesar membentuk patch dalam mosaik lanskap kawasan Kabupaten Kuningan dan sekitarnya.
  1. 15.00-16.00: Perjalanan Waduk Darma ke Sangkanurup
  1. 16.00-17.30: Relax di Lanskap Resort Wisata Air Panas Sangkan Indah, Sangkaurip, sebuah lokasi wisata yang berada di daerah Cilimus dan lokasinya berada tidak jauh dari Taman Wisata Alam Linggarjati. Daya tariknya antar lain adalah tempat pemandian air panas yang masih asri, yang berasal dari sumber air berbelerang Gunung Ciremai. Sangkaurip dikelilingi lanskap pertanian. à Destinasi terakhir untuk Rekreasi peserta Field Trip.
  2. 17.30-18.30: Istirahat makan malam di Resto LAKSANA atau Resto ALINDA di sekitar Sangkan Urip. Sekaligus mampir di Toko Oleh2 Teh Diyah atau Toko Ibu Sepuh antara Sangkanurip dan Cilimus.
  1. 18.30-19.30: Perjalanan menuju Pintu Tol Ciperna
  1. 19.30-23.00: Perjalanan Cirebon-Bogor.

25. 23.00: Tiba Darmaga di Bogor

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa PENGELOLAAN LANSKAP BERKLANJUTAN

  1. Elemen lanskap (hard & soft) dan kondisi saat ini.
  2. Intensitas pemeliharaan saat ini; organisasi dan system pengelola
  3. Tataguna lahan dan penutupan lahannya.
  4. Masalah sosial, budaya, fisik-biologis dan lingkungan pada setiap obyek pengamatan.
  5. Besar perubahan yang sedang berjalan dan dampak yang diperkirakan.
  6. Pengendalian dan pengelolaan yang sedang berjalan.
  7. Alternatif rencana pengelolaan.

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa EKOLOGI LANSKAP

  1. Struktur, fungsi dan dinamika lanskap baik secara spatial maupun temporal.
  2. Mosaic lanskap pada setiap obyek pengamatan.
  3. Bentuk dan ukuran patch dikaitankan dengan aliran biotik serta abiotik.
  4. Aliran energi/material pada lanskap koridor jalan Tol, jalan perkotaan, jalan setapak di pegunungan, sungai dan badan air.
  5. Kajian ekologis pada setiap ekosistem obyek pengamatan; gangguan yang terjadi
  6. Kondisi bio-fisik-sosial-ekonomi-budaya, kaitannya dengan kondisi bio-climatically zone.

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN EKOWISATA

  1. Jenis objek wisata: massal, tujuan khusus, bertema
  2. Inventarisasi prasarana dan sarana wisata, infrastruktur, dan manajemen
  3. Kajian daya dukung wisata: identifikasi supply dan demand wisata
  4. Kajian prinsip dan pedoman manajemen dalam ekowisata: Education, Advocacy,  Monitoring, Community Involvement, dan Conservation
  5. Interview Jejaring wisata dan promosi
  6. Kajian jasa lanskap bagi praktek ekowisata

LAPORAN FIELD TRIP

  1. Bagi Mahasiswa peserta 2 mata kuliah sekaligus (PLB & EKOLAN), Laporan dibuat dalam satu set dengan aspek pembahasan terdiri dari dua bagian. Bedakan pembahasan Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan; dan pembahasan Ekolgi Lanskap.
  2. Format ilmiah: Kata Pengantar, Daftar Isi, Pendahuluan (Latar Belakang, Tujuan), Metoda, Hasil dan Pembahasan, Daftar Pustaka, Lampiran (data penunjang, gambar penunjang/ peta/foto, dll.)
  3. Setiap data dalam bentuk Tabel, Gambar serta Foto yang diambil dari sumber lain WAJIB dituliskan sumbernya dalam laporan yang Saudara susun.
  4. Dibuat dalam dua versi soft file: WORDS file dan PDF File.
  5. Laporan dikumpulkan dengan cara dikirim dengan email paling lambat pada tanggal 10 Mei 2017 (RABU, pk. 24.00) ke alamat: hadisusiloarifin@gmail.com (PLB, EKOLAN, dan EKOWISATA)

Cc. kepada: anto_leonardus@yahoo.com (PLB) dan alzazra@gmail.com (PLB); wahjuqamara@kecubung6.com (EKOLAN dan METOPEN); syartinilia@yahoo.com (EKOLAN), fariz.harindrasyam@gmail.com (EKOLAN) dan harinimuntasib@yahoo.com (EKOWISATA).

  1. Setiap mahasiswa peserta MK Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan dan/atau Ekologi Lanskap, dan MK Kebijakan dan Manajemen Ekowisata wajib membuat 1 sinopsis “Objek yang Paling Menarik” bagi Saudara. Sinopsis tersebut WAJIB diupload dalam COMMENT Box Laman posting di Blog ini: hsarifin.staff.ipb.ac.id

SELAMAT BER-EKSURSI & SELAMAT BEKERJA

kabupaten kuningan Peta Jalan Cirebon petawisatacirebon1

ONE WORLD UNDER ONE CANOPY, Click Here Please.

unnamed

Time is Running Out for Students to Apply!

Encourage student involvement at the 2017 ISA Annual International Conference and Trade Show 29 July – 2 August in Washington D.C.

Students have the opportunity to join us and network with like-minded professionals from around the world. They can learn about some of the newest research and arboricultural techniques, and take part in activities geared specifically for students studying arboriculture, urban forestry, horticulture, landscape architecture, or a related field.

ISA Student Ambassador Program

ISA will award 10 student finalists with a free conference registration and three nights of hotel accommodations for the 2017 ISA International Conference and Tradeshow. All awardees will be required to participate in pre-scheduled activities. Some of these events include conference opening ceremony, informal career fair on trade show floor, focus groups, and networking events. Some meals will be provided with these activities.

Arboricultural Research and Education Academy (AREA) Student Travel

AREA will award 5 grants to the top applicants. Grant recipients from North America will receive $500 (USD) and recipients outside North America will receive $750 (USD). Conference registration is also included. Student Travel Grant winners are required to give a ten-minute presentation in front of an audience of academics, researchers, and other conference attendees on Wednesday, 2 August 2017 at the AREA session.

How to Apply

Interested students can complete the online application by 1 March 2017.

No late submissions will be accepted. Please forward this information to the students in your network and give them the opportunity to join us in Washington D.C.

You are receiving this email because you are listed in the ISA database as professors, educators, and researchers and can help encourage student involvement by applying for the conference grants. If you do not wish to receive emails about ISA annual conference you must opt-out. 

International Society of Arboriculture
Po Box 3129 • Champaign, IL 61826 • +1.217.355.9411
Email questions and comments isa@isa-arbor.com

AIC “Young Leading Researchers” Program

Discussion draft January 2017

Objective: To support the development of Indonesia’s capacity to produce researchers, and in so doing extend AIC’s engagement with Indonesia in a significant and distinctive way.

Participants:

Students: 32-35 of the best advanced undergraduates (Honours equivalent) in social sciences (broadly defined) from AIC partner universities in Indonesia; 8-10 equivalent Australian undergraduates from AIC partner universities in Australia; gender balance for each institution/ overall.

Staff: (indicatively) 2 academics from each Australian AIC partner university; 1 academic from each Indonesian AIC partner university

AIC key stakeholders: There would be an opportunity for AIC key stakeholders (eg Board members, AIC coordinators) to join a networking event associated with the Program.

Program: A five day intensive program designed to inspire, encourage and help sharpen the research skills of the best advanced undergraduates from partner universities. The program combine active and passive learning, with a focus on:

  • Basic research skills – critical thinking, writing
  • Major contemporary themes and debates in a range of disciplines
  • Big questions facing Indonesia, including those AIC is addressing through its research themes, and how research is advancing them.
  • Careers in research (academic, think-tank, policy, private sector, NGO etc)

The program would be conducted primarily in English, and require a clear English capability.  Applicants would be nominated by universities on which they are enrolled, and selected based on written applications (including English and Indonesian language components). Participants will be required to complete some preliminary reading and writing activities prior to the commencement of the program. The program will be delivered by staff from AIC partner universities.

Timing and location: 10-14 July 2017; preferred location Novotel Bogor.

Outcomes: A cohort of the most talented young Indonesians with a much keener appreciation for research and greater motivation to pursue research training, including at AIC partner universities in Australia; a high-profile opportunity for AIC to contribute to Indonesia’s higher education/ youth sectors, and to further build the AIC’s reputation and presence within these sectors.

MoM: Pertemuan “Gifted Researcher Program”

ANU-Indonesia and IPB, 30 Januari 2017

Merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh ANU. Selengkapnya dapat dilihat pada web site : http://asiapacific.anu.edu.au/anu-indonesia-gifted-researchers-program

  1. Program ditujukan untuk mahasiswa S1 pada semester akhir yang sedang dan akan menulis skripsi
  2. Tujuan program : memberikan pengetahuan terkait research methodology, scientific writing skill. Iinterdispilin approach. Difokuskan pada social science
  3. Beberapa hal penting terkait dengan pelaksanaan program Gifted Researcher Program tahun 2017
  4. Peserta adalah dari 7 Universitas di Indonesia yang terlibat dalam kegiatan AIC
  5. Kandidat harus mampu berbahasa inggris (speaking and writing)
  6. Masing-masing PT dapat mengajukan kandidat antara 4-6 orang mahasiswa
  7. Mempertimbangkan kesetaraan gender
  8. Proses seleksi dilakukan secara internal oleh masing-masing PT
  9. Hasil seleksi yang dilakukan PT paling lambat diajukan ke ANU pada tanggal 1 Mei 2017
  10. Pelaksanaan kegiatan di Hotel Novotel Bogor, tanggal 9-14 Juli 2017
  11. Kandidat harus menulis motivation letter sekitar 500 kata sebagai alasan mengikuti program tersebut.
  12. Beberapa usulan dari IPB :
  13. Sebelum program dilaksanakan, peserta diberikan beberapa pertanyaan terkait dengan ekspektasi yang diharapkan dari kegiatan workshop tersebut
  14. Perlu ada tindak lanjut dari kegiatan workshop sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas dari hanya sekedar workshop
  15. Lecture yang akan memberikan materi pada saat workshop akan diundang secara terpisah untuk dapat memberikan general lecture di IPB
  16. Prioritas mahasiswa S1 yang menjadi kandidat adalah yang terlibat dalam penelitan AIC pada “Urban Water Research Cluster”, “Energy Cluster”, dan  “Agriculture and Food Cluster”.

20170130_155800 20170130_155830 20170130_163437 20170130_163446

IMG_20170122_211556_666Student’s EXPOSE for Better Bogor

Revitalization of  river front PULO GEULIS and Ciliwung River PROMENADE in  Bogor Botanical Garden.


 

 

SITE VISIT – AIC Urban Water Research Cluster in Bogor

Day/Date: Monday/21 November 2016

Study Sites: Katulampa Water Gate, Griya Katulampa, Garbage Bank-Rangga Mekar, Pulo Geulis, and Sentul City

Site Visit Guidance Book, PDF File Click Here, Please

 

ITINERARY OF BOGOR SITE VISIT     

DAY/DATE: Monday/ 21th November 2016

 

Time              Activity Remarks
07:30 -08.00 Check out from Santika Hotel 1.       Prof. Hadi, Prof. Ana and Dr JaneCluster/SP Leads meeting

2.       Dr Christian, Dr Diego join with

with IPB and UI researchers  leave hotel for  site visit Griya Katulampa

NOTE: Luggage to be kept in the hotel front desk

08:00-08.30 To Katulampa Water Gate and Griya Katulampa (Settlement) Window survey urban transport system in Bogor City

NOTE:  Write Number of Cars

08:30-09.30 Site visit Katulampa Water Gate and Griya Katulampa Griya Katulampa is a local urban settlement which has unique water resource management.
09:30-10.00 To Rangga Mekar (Settlement) Window survey the urban transport system and the urban development in Bogor city
10:00-11.00 Site Visit Rangga Mekar Rangga Mekar is a sample of urban settlement in Bogor City which has a good community action for managing the waste problem.
11:00-11.30 To Pulo Geulis Window survey the urban transport system in Bogor city
11:30-12.00 Site visit Pulo Geulis High density settlement area in Bogor city with a multiethnic and cultural water landscape
12:00-13:30 Lunch in D’leuit Restaurant
13:30-14:00 To Sentul City Window survey the urban transport system in Bogor city (Jagorawi Highway)
14:00-14:30 Window survey by the car Sentul city is a new developed satellite city that concern to manage water in a better way
14:30-16:30 Leaving Bogor for International Jakarta Airport

BAHAN BACAAN WAJIB BAGI MAHASISWA KELAS PENGANTAR ILMU PERTANIAN (PIP)

*  Buku Kumpulan Makalah

** Buku Tantangan Generasi Muda dalan Pertanian, Pangan dan Energi

PIP Book the 2nd Ed

2016-09-09 DWI Cover_Pertanian Generasi Muda_FX-page-0

Mg Ke BAHAN PPT Buku TGM**
1 Kontrak Perkuliahan

Ilmuwan dan Pengetahuan

Bag.7.1;7.2;7.3
2 Sains-Pertanian dan Lingkungan Bag.5.1;5.2; Bag2.4
3 Sejarah Pertanian dan Pertanian Usaha Bag1.1
4 Cuaca dan Iklim serta Unsur-Unsurnya KM Bab 2*
5 Iklim Indonesia KM Bab 3*
6 Energi dan Daur Hara Kehidupan Bag.4.2;4.3;
7 Pangan dan Gizi Bag.2.1;2.2;2.3;2.6
UTS

Mg Ke BAHAN PPT Buku TGM
8 Teknologi Pasca Panen Bag.2.6
9 Pertanian Non Pangan Bag.4.4
10 Agribisnis dan Agroindustri Bag.1.2;1.3
11 Bioteknologi Bag.6.1;6.2;6.3;6.4
12 Soilless based Agriculture (hidropronik, aeroponik, vertikultur, green roof garden, etc) Bag.5.2
13 Integrated Farming, Green Agriculture,  Renewable Energy Bag.4.1
14 Visi Pertanian Abad 21 – Green Economy Bag.3.1;3.2;3.3;
UAS

20160529_103753

20160529_104552 20160529_104841

CIMG5233 CIMG5237

CIMG5247

The 1st Student Summit For Better Bogor: Student United, Bogor Developed

Minggu, 29 Mei 2016

Pembicara: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin, CV Click Here, Please

Moderator: Eko Cahyono (Sayogyo Institute – Pusat Studi dan Agraria Indonesia)
Acara: Diskusi Panel
Tema Materi : Masa depan pertanian di Kota Kampus Pertanian – PDF CLICK HERE, PLEASE

 Hari/ tanggal: Minggu, 29 Mei 2016
Waktu: 11.00-13.00

Durasi Penyampaian Materi: 15 menit (untuk masing-masing pembicara)

Tempat: Gedung DPRD Kota Bogor, Jl. Kapten Muslihat, Bogor

Media/Fasilitas: Mic, LCD, Proyektor

Deskripsi Kegiatan:

1st Student Summit for Better Bogor merupakan forum mahasiswa se-Bogor Raya yang digagas oleh Kementerian Kebijakan Daerah BEM KM IPB 2016 yang akan dihadiri oleh mahasiswa dan para pemangku kebijakan. Setiap peserta akan dibagi kedalam berbagai chapter yang akan membahas beberapa permasalahan yang ada di Kota Bogor. Isu yang akan didiskusikan yaitu isu pertanian, transportasi, lingkungan, dan sosial. Diharapkan acara ini menghasilkan sebuah output yang menjadi arah pergerakan bagi mahasiswa se-Bogor Raya yang mampu membawa perubahan dan memberi dampak baik bagi Kota Bogor.

Kondisi peserta: Mahasiswa tingkat 1 hingga tingkat 4

 Deskripsi Tema Materi:

            Masa depan pertanian di Kota Kampus Pertanian membahas permasalahan terkait berkurangnya lahan sawah dan petani di Kota Bogor. Mengingat semakin bertambahnya penduduk Kota Bogor namun lahan pertanian produktif yang ada di Kota Bogor semakin menipis, serta menurunnya jumlah petani di Kota Bogor. Lingkup pembahasan adalah faktor penyebab, peran pemerintah dan legislatif dalam menangani permasalahan, ide-ide solutif yang dapat digunakan dalam mengurangi permasalahan tersebut.

Point Materi:

  1. Faktor penyebab berkurangnya lahan sawah dan petani yang ada di Kota Bogor.
  2. Peran pemerintah dan legislatif dalam menangani permasalahan yang terjadi di Kota Bogor.
  3. Pandangan dan Ide-ide solutif yang dapat digunakan dalam menanggulangi permasalahan terkait pertanian di Kota Bogor.

 

Target Materi                            :

  1. Peserta dapat mengetahui penyebab dari inti permasalahan berkurangnya lahan sawah dan petani yang ada di Kota Bogor.
  2. Peserta dapat aktif berpartisipasi memberikan tanggapan dalam diskusi panel sehingga terwujudkan suatu solusi soluktif bersama antara mahasiswa, pemerintah, legislatif dan praktisi.

Catatan : Pembicara diharapkan hadir 15 menit sebelum acara dimulai.

Susunan Acara:

Durasi (menit) Waktu Kegiatan Pengisi
60 08.00-09.00 Registrasi + Community Expo + Penampilan Musik Sekretaris, Humas
3 09.00-09.03 Teaser 1st Student Summit PDD
7 09.03-09.10 Pembukaan MC MC
5 09.10-09.15 Sambutan Ketua Panitia Sugih Satrio W
5 09.15-09.20 Sambutan Presma KM IPB Danang S
5 09.20-09.25 Sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.Sc
30 09.25-09.55 Keynote Speech I (Walikota Bogor) Dr. Bima Arya Sugiarto
30 09.55-10.25 Keynote Speech II (Ketua DPRD Kota Bogor) Untung W. Maryono, SE
5 10.25-10.30 Pembukaan Secara Simbolis oleh Walikota dan Ketua DPRD MC, Walikota & Ketua DPRD
5 10.30-10.35 Photo Session (Pemberian Kenang-Kenangan untuk Keynote Speech) PDD, MC, Ketua Panitia
25 10.35-11.00 Coffe Break Konsumsi
120 11.00-13.00 Pembukaan oleh moderator (5 menit)

 

Eko Cahyono
Pemaparan materi oleh pembicara 1 (15 menit) Ir. Azrin, M.Si
Pemaparan materi oleh pembicara 2 (15 menit) Komisi B DPRD Kota Bogor
Pemaparan materi oleh pembicara 3 (15 menit) Ir. Ernan R, M.Agr
Pemaparan materi oleh pembicara 4 (15 menit) Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin
Sesi Diskusi (55 menit)
60 13.00-14.00 Ishoma+ Community Expo + Penampilan Musik Konsumsi, Komunitas, Humas
5 14.00-14.05 Pembukaan MC MC
60 14.05-15.05 Pemaparan Hasil dari setiap Chapter oleh Moderator (masing-masing 15 menit) Moderator
15 15.05-15.20 Photo Session (Pemberian kenangan-kenangan untuk pengisi acara (moderator & pengisi chapter)) PDD, MC, Ketua Panitia
10 15.20-15.30 Pengumuman Pemenang, Stand Community Expo Terfavorit dan Essay terbaik MC
5 15.30-15.35 Penutupan MC

 

SEMINAR IALI – Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia

TOPIC: PERANCANGAN DAN PENGELOLAAN LANSKAP TEPI AIR

SPEAKER: Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN

MATERIAL: DESIGN & MANAGEMENT OF WATER FRONT LANDSCAPE: management of water front landscape: lesson learn of green-blue landscape management in Indonesia – PDF FILE CLICK HERE, PLEASE

DAY/DATE/TIME: SATURDAY, 28 MAY 2016, 13:00 – 17:00

VENUE: INDONESIA CONVENTION & EXPO (ICE) – BSD CITY

SURAT 159 permohonan pembicara pak hadi ok

20160528_163714 20160528_183028 20160528_183756 CIMG5179 CIMG5187 CIMG5192 CIMG5194  CIMG5209CIMG5195

POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA

TOPIC: “PENGEMBANGAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI DALAM MEREBUT PELUANG DI ERA MEA DAN GLOBALISASI” – PDF FILE CLICK HERE, PLEASE

SPEAKER: Prof. Dr. HADI SUSILO ARIFIN

 

UNDANGAN NARASUMBER-page-0

20160525_083239 20160525_092724 CIMG4804 CIMG4821CIMG4837

 

 

Next Page »