Agenda


SHINNENKAI 2018 – Gathering Tahun Baruan 2018

PERSADA CABANG BOGOR

IMG-20180128-WA0058

AGENDA Acara Shinnenkai 2018: 
08.00-09.00 Registrasi Panitia
09.00-09.05 Pembukaan Host Shinnenkai: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin
09.05-09.15  Serah Terima Jabatan Ketua Persada (Periode 2014-2017: Prof. Dr. Faiz Syuaeb) kepeda Ketua Persada (Periode 2017-2020: Dr. Luky Adrianto)
09.15-09.30  Sambutan Ketua Persada Dr. Luky Adrianto
09.30-09.45  Sambutan Rektor sekaligus membuka acara Shinnekai Dr. Arif Satriya
09.45-09.55 Persembahan Tarian Budaya Jepang “Tokyo Bon Odori”
09.55-10.00 Penyambutan Badan Pengurus Pusat (BPP) PERSADA
10.00-10.30 Pelantikan Pengurus Persada Bogor oleh BPP PERSADA, Wakil Ketua Bidang Organisasi: Bapak Ismadji (Dilanjutkan Sambutan BPP PERSADA

Susunan lengkap pengurus Persada Cabang Bogor 2018-2020

Penasehat: 
1. Herry Suhardiyanto (Kochii University, Ehime University)
2. Tineke Mandang (Tokyo University of Agriculture)
3. C. Hanny Wijaya (Hokkaido University)
4. Hadi Susilo Arifin (Okayama University)
5. Arif Satria (Kagoshima University)
Ketua: Luky Adrianto (Kagoshima University)
Wakil Ketua: Deni Noviana (Miyazaki University)
Sekretaris: Berry Juliadi (Kyushu University,  NAIST)
Bendahara: Efi Yuliati Yovi (Shimane University)
Program Strategis: 
1. Alan F Koropitan (Hokkaido University)
2. Zaenal Abidin (Ehime University)
10.30-11.30  PERKENALAN
1. Perkenalan Anggota Pengurus BPP Persada
2. Perkenalan Alumni Jepang: berdasarkan Fakultas atau institusi
3. Foto Bersama
11.30 Acara Makan Siang dan Acara  Bebas: Nyanyi/Karaoke, Nari, Game/Bingo, dll.
08.00-15.00 Bazaar Makanan Jepang, Pernak-pernik Jepang dan Photo Booth Berkimono Jepang
IMG-20180203-WA0087

Water Sensitive Cities Training – FGD of WSC Benchmarking and Visioning in Sentul City

WSC – FGD and TRAINING of Water Sensitive Cities ALBUM – Click Here, Please.

Bogor, 4 Januari 2018

Surat: 01/AIC-UWC/I/2018

Lampiran: 1 dokumen

Perihal: Surat Undangan FGD Sentul City

Kepada Yth Bapak/Ibu

(daftar terlampir)

The Australia Indonesia Centre bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI) akan mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai penerapan konsep Kota Ramah Air (Water Sensititive City – WSC). Kegiatan ini akan diselenggarakan pada:

Hari/tanggal     : Selasa, 9 Januari 2018

Pukul               : 09.00 s.d. 15. 00 WIB

Lokasi              : Taman Budaya Sentul City

Agenda            : FGD Sentul City (detil terlampir)

Kami sangat berharap kehadiran Bapak/Ibu untuk memberikan kontribusi yang positif kepada pengembangan Kota Ramah Air di Kabupaten Bogor, khususnya di kawasan Sentul City. Mohon konfirmasi kehadiran Bapak/Ibu disampaikan paling lambat pada hari Senin tanggal 8 Januari 2018 kepada Dr Dwi Yuliantoro (HP/WA: 0812 2654 2209; dwi.yuliantoro@ australiaindonesiacentre.org.

Hormat kami,

Prof. Diego Ramirez Urban Water Cluster Leader Monash University Prof. Hadi Susilo Arifin Urban Water Cluster Leader Institut Pertanian Bogor Dr. Dwinanti Marthanty Urban Water Cluster co-Leader Universitas Indonesia

 Lampiran surat no: 2/AIC-UWC/XI/2017

  1. Sentul City Tbk
  2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (BAPPEDALITBANG) Kabupaten Bogor (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Bogor; Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah; Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan; Kepala Bidang Ekonomi).
  1. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor; Kepala Bidang Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air; Kepala Bidang Bidang Penataan Ruang; Kepala Bidang Bidang  Penyehatan Lingkungan).
  2. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor (Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor; Kepala Bidang Perumahan;   Kepala Bidang Kawasan Permukiman; Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum).
  3. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor;  Kepala Bidang Kebersihan; Kepala Bidang Sanitasi)
  4. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor (Kepala Bidang Pariwisata; Kepala Bidang Kemitraan, SDM dan Ekonomi kreatif
  5. Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  6. Camat Babakan Madang
  7. Kepala Desa Sentul
  8. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor atau yang mewakili
  9. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor atau yang mewakili
  10. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor atau yang mewakili
  11. Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) atau yang mewakili
  12. Kepala Satker Penataan Bangunan Lingkungan Provinsi Jawa Barat
  13. Kepala Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jawa Barat
  14. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWS CILICIS)
  15. Kepala Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) atau yang mewakili
  16. Kepala Pusat Penelitian Limnologi LIPI atau yang mewakili
  17. Kepala Pusat Perencanaan dan Pembangunan Wilayah (P4W) IPB
  18. Kepala Pusat Studi Bencana (PSB) IPB
  19. Kepala Pusat Studi CCROM IPB
  20. Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PPLH) IPB
  21. Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan (PSP3) IPB
  22. Ketua Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
  23. PDAM Kabupaten Bogor
  24. PT. Sayaga Wisata
  25. PT. Olympic
  26. PT. Indocement Tbk
  27. Bank Jawa Barat dan Banten (BJB)
  28. Komunitas Peduli Ciliwung (KPC)
  29. PMI
  30. Yayasan Bambu Indonesia
  31. Relawan Cibinong
  32. My Darling
  33. Pewarta Foto Indonesia
  34. Bogor100
  35. Kampung Bogor
  36. KOMPAS
  37. Radar Bogor
  38. Republika
  39. Koran Sindo
  40. Jakarta Post
  41. Para Stakeholders lainnya.

 

Lampiran Surat Nomor : 2/AIC-UWC/XI/2017

AGENDA KEGIATAN FGD SENTUL CITY

Waktu Kegiatan Narasumber/Fasilitator
08.00 – 09.00 Registrasi Panitia
09.00 – 09.20 Pembukaan dan Pengantar FGD Urban Water Cluster Leader

Prof. Hadi Susilo Arifin (IPB)

09.20 – 09.30 Pembukaan dan Pengenalan Umum  Sentul City Recky Kinato Teh (Sentul City, Tbk)

 

Parallel session:

Social benchmarking:

Dr. Yuli Suharnoto (IPB)

Biophysical Benchmarking:

Prof. Hadi Susilo Arifin (IPB)

Dr. Surya Tarigan (IPB)

09.30 – 10.00 Benchmarking FGD Sentul City
10.00 – 10.15 Coffee break
10.15 – 11.45 Benchmarking FGD Sentul City (lanjutan)
11.45 – 12.00 Kesimpulan Sesi FGD Prof. Hadi Susilo Arifin (IPB)

 

12.00 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 13.20 Pengantar Pelaksanaan Visioning dan Pembagian Kelompok Dr. Kaswanto (IPB)
13.20 – 14.10 Pemetaan Sentul City (Sentul City issues mapping) Dr. Kaswanto (IPB)

Dr. Dwinanti (UI)

14.10 – 14.30 Diskusi Hasil Pemetaan
14.30 – 14.50 Coffee Break
14.50 – 15.20 Sentul City Envisioning FGD
15.20 – 15.30 Review, WSC Champions dan Penutupan Prof. Hadi Susilo Arifin (IPB)

Lampiran Surat Nomor : 2/AIC-UWC/XI/2017

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) SENTUL CITY

Tujuan FGD  untuk menilai Sentul City berdasarkan beragam indikator Kota Ramah Air. Diskusi ini akan menghasilkan gambaran kondisi aktual (baseline condition) dari Sentul City dan titik awal untuk mengembangkan rencana strategi lanjut (leapfrogging) menuju Kota Ramah Air.

Keluaran FGD mencakup 1) Pemahaman detail mengenai kekuatan, tantangan dan prioritas Sentul City menuju Kota Ramah Air. 2) Pemahaman bersama mengenai tujuan Kota Ramah Air sebagai basis dalam kolaborasi di masa depan dan inisiasi untuk strategi lompatan/akselerasi (leapfrogging).

Metode FGD dengan melibatkan peserta dari berbagai jenis kelompok pemangku kepentingan ABGCM (Akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas dan mass media) di mana setiap peserta dapat menyampaikan pendapatnya mengenai pengelolaan air perkotaan baik dari segi fisik maupun sosial yang dipandu oleh fasilitator.  Diskusi ini diarahkan berdasarkan kepada 7 (tujuh) tujuan yang ada di dalam konsep Kota Ramah Air (Water Sensitive City), yang masing-masing didalamnya terdiri dari indikator sosial dan indikator fisik/teknis. Peserta akan diminta menilai setiap indikator melalui polling dan diskusi.

Peserta FGD mencakup pemerintah daerah, perusahaan swasta dan pengembang, komunitas dan lembaga penelitian serta jurnalistik.

26195824_10211269105578499_557819053793110560_n 26195860_10211269104738478_6166642958197729943_n 26196305_10211269026536523_37263722200538412_n 26219715_10211269021496397_8426276786770889607_n 26219742_10211269167020035_5693767056282019843_n 26219832_10211269020816380_3616224938454931076_n 26219951_10211269069497597_5534323399860317478_n 26220228_10211269078657826_5832504832674495410_n 26220272_10211269066857531_8212106601662247042_n 26229435_10211269028776579_3732679380251424090_n 26230113_10211269078097812_7429004842314370263_n 26230474_10211269027216540_8507534527150835202_n 26230791_10211269026176514_7801195652713019934_n 26231113_10211269072337668_314026050253388867_n 26231559_10211269111938658_1269459722157638140_n 26231807_10211269168460071_4673926360624974215_n 26239008_10211269167580049_5181007439887308801_n 26239161_10211269112938683_7314467633289969237_n 26239816_10211269173140188_249083992387320779_n

BOGOR, 8 DESEMBER 2017

CONTENT – UNDER CONSTRUCTION

BOGOR, STADION PAKANSARI, 9 NOVEMBER 2017

CONTENT – UNDER CONSTRUCTION

19 OKTOBER 2017

CONTENT – UNDER CONSTRUCTION

 

IMG-20170526-WA0007 IMG-20170526-WA0027

KONSER CINTA TANAH AIR – Mengobarkan Semangat BHINEKA TUNGGAL IKA

Auditorium Andi Hakim Nasoetion, IPB Darmaga Campus, 26 May 2017 at 09:00-10:30

IMG-20170524-WA0068

IMG-20170525-WA0071IMG-20170515-WA0073IMG-20170526-WA0057

IMG-20170526-WA0063

CIMG4981

IMG-20170526-WA0062 IMG-20170526-WA0064 IMG-20170526-WA0065 IMG-20170526-WA0066 IMG-20170526-WA0067 IMG-20170526-WA0068

IMG-20170526-WA0028

 

20170429_165642

Excursion Pic could be accessed by CLICK Here, Please.

GRADUATE SCHOOL STUDENTS EXCURSION

Cultural & Natural Landscape of Cirebon & Kuningan

29-30 April 2017

Hadi Susilo Arifin FINAL FIELD TRIP GUIDELINE PLUS MAPS in PDF File

PANDUAN FIELD TRIP: M.K. PENGELOLAAN LANSKAP BERKELANJUTAN; M.K. EKOLOGI LANSKAP; M.K. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN EKOWISATA – PS ARSITEKTUR LANSKAP, SEKOLAH PASCASARJANA – IPB, SEMESTER GENAP – TAHUN AKADEMIK 2016/2017

Dosen Pembimbing Lapang: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin dan Dr. Regan Leonardus Kaswanto

Asisten Lapang: Fariz Harindra Syam

Jumlah Peserta: 9 Mahasiswa MK Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan; 19 Mahasiswa MK Ekologi Lanskap, dan 5 Mahasiswa Kebijakan & Manajemen Ekowisata (Total Mahasiswa 25 karena ada 8 mahasiswa sebagai peserta di 2 MK), 2 Dosen, 1 Asisten, dan 1 Lainnya.

Nama Peserta Mahasiswa/Program Studi, Dosen, Asisten dan Lainnya:

PS ARL: S2 – Dewi, Isnaeni, Dina, Safia, Sunardi, Annisah, Aisyah Sabilla, Tika, Anggi

PS PSL: S3/S2 – Nurfaida, Prihanto, Mita, Darkono, Rina, Rifki, Diana, Herna

PS ENT: S3 – Lindung, Rawati Panjaitan, Septiantina, Azru Azhar, Tazkiyatul Syahidah

PS PHT: S2 – Fathan

PS SVK: S3 – Hasyyati Shabrina, Fitri Indriana

Dosen: Hadi Susilo Arifin dan Kaswanto

Asisten: Fariz Harindra Syam

Lainnya: Dwi Yuliantoro

Lokasi Kajian: Bogor (Kampus Darmaga s.d. Tugu Kujang dan Lawang Selapan), Lanskap Tol (Jagorawi,Cikunir, Cikampek, Cipali) – Kota Cirebon (Astana Gunung Jati, City Tour on the way ke Keraton Kasepuhan melewati Pelabuhan, Pantai Taman Ade Irma Suryani & Kota Tua di Sekitar Jalan Merdeka, Kampung Batik Trusmi, Gua Sunyaragi) – Kabupate Kuningan (Kampung Adat Cigugur/Situs Purbakala Megalitikum Cipari, Curug Putri Taman Nasional G. Ciremai/Taman Wisata Alam Linggarjati, Hot Spring Resort Sangkanurip)

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu/ 29 – 30 April 2017

Wkt Berangkat: 29 April 2017 pk.02:00-02.30 dari ATM Center Kampus Dramaga – Bogor;

pk 03.00 dari depan Gedung Alumni Kampus Baranangsiang Bogor

Wkt Tiba: 30 April 2017 pk. 22.00 di Kampus IPB Dramaga – Bogor

Alat dan Bahan: GPS, DBH meter, Peta Rupa Bumi skala 1:25.000/Image dari Google Map/Google Earth, Kamera Digital, personal equipment (alat tulis, sepatu lapang, topi, payung, jas hujan, obat-obatan pribadi, pakaian ganti, sun-block dan sun glasses).

Kendaraan: Bus Kapasitas 30 kursi

METODA PELAKSANAAN FIELDTRIP

  1. Window Survey: observasi dari dalam mobil sesuai petunjuk pembimbing dalam panduan dan saat berada dalam bus.
  2. Observasi Lapang: pengamatan di lapang, diskusi dengan pembimbing, wawancara dengan masyarakat/pengguna/pengelola, dan pengukuran langsung, dokumentasi gambar.
  3. Studi Pustaka: menghimpun data terkait dari laporan penelitian, data buku statistik, dan sumber referensi lainnya termasuk dari links internet.

METODE PADA SETIAP OBYEK PENGAMATAN DAN PERKIRAAN JADWAL PERJALANAN

Travel Agent: NAGIGATOUR Mohon mensinkronkan jadwal berikut dan perubahan-perubahannya saat di lapang.

Lokasi Kajian: Bogor (Kampus Darmaga s.d. Tugu Kujang dan Lawang Selapan), Lanskap Tol (Jagorawi,Cikunir, Cikampek, Cipali) – Kota Cirebon (Astana Gunung Jati, City Tour on the way ke Keraton Kasepuhan melewati Pelabuhan, Pantai Taman Ade Irma Suryani & Kota Tua di Sekitar Jalan Merdeka, Kampung Batik Trusmi, Gua Sunyaragi) – Kabupaten Kuningan (Kampung Adat Cigugur/Situs Purbakala Megalitikum Cipari, Curug Putri- Palutungan Taman Nasional G. Ciremai, Waduk Darma dan Hot Spring Resort Sangkanurip).

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu/ 29 – 30 April 2017

Waktu Berangkat: 29 April 2017 pk.02:00-02.30 dari ATM Center Kampus Dramaga – Bogor; pk 03.00 dari depan Gedung Alumni Kampus Baranangsiang Bogor

Waktu Tiba: 30 April 2017 pk. 22.00 di Kampus IPB Dramaga – Bogor

Alat dan Bahan: GPS, DBH meter, Peta Rupa Bumi skala 1:25.000/Image atau dari Google Map/Google Earth, Kamera Digital, personal equipment (alat tulis, sepatu lapang, topi, payung, jas hujan, obat-obatan pribadi, pakaian ganti, sun-block dan sun glasses).

Kendaraan: Bus Kapasitas 30 kursi

METODA PELAKSANAAN FIELDTRIP

  1. Window Survey: observasi dari dalam mobil sesuai petunjuk pembimbing dalam panduan dan saat berada dalam bus.
  2. Observasi Lapang: pengamatan di lapang, diskusi dengan pembimbing, wawancara dengan masyarakat/pengguna/pengelola, dan pengukuran langsung, dokumentasi gambar.
  3. Studi Pustaka: menghimpun data terkait dari laporan penelitian, data buku statistik, dan sumber referensi lainnya termasuk dari links internet.

METODE PADA SETIAP OBYEK PENGAMATAN DAN PERKIRAAN JADWAL PERJALANAN

Travel Agent: NAGIGATOUR Mohon mensinkronkan jadwal berikut dan perubahan- perubahannya saat di lapang.

HARI I – 29 APRIL 2017

  1. 02.00-02.30: Kumpul di ATM Center Kampus IPB Darmaga, final check, dan doa keberangkatan.
  1. 02.30-03.00: Perjalanan ke penjemputan peserta di depan Gedung Alumni Kampus IPB Baranangsiang
  1. Window survey: Mulai wilayah Sub-Urban Dramaga/ Laladon/Jembatan Merah, Lanskap Tugu Kujang/Lawang Selapan, Pertigaan Jl Raya Pajajaran, Area Terminal Baranangsiang sampai dengan Pintu Tol – Bogor (dini hari, jadi bisa dilaksanakan di hari lainnya)
  1. Window survey: Lanskap Jalan Bebas Hambatan Segmen Jagorawi, Cikunir, Cikampek, dan Cipali; (Jalur Hijau dan Median Jalan, Lanskap di luar Jalan Tol) à Struktur vegetasi, konspep jalur bebas hambatan, toll gate, lanskap rest area khususnya saat berhenti sholat Subuh. Jika Subuh sudah di Cirebon maka sholat di Masjid Attaqwa dan sarapan di Nasi Jamblang Mang Doel)
  1. 07.00-07.30: Window survey: Dalam Perjalanan antara Tempat Sarapan Pagi (nasi jamblang) ke Astana Gunung Jati Jl. Kartini, Masjid Ataqwa, Pendopo ex Kabupaten, Alun-alun Cirebon, Jl Siliwangi, Balai Kota Cirebon, Station Kereta Api, Taman Kota Krucuk Cirebon, Ex Karsidenan à Karakter arsitektur tradisional Candi Bentar dari bata merah kaitannya dengan kebijakan pemerintah – kota pemerintahan, perdagangan, kota transit, destinasi wisata, kota budaya dan wisata
  1. 07.30 – 09.00: Observasi lapang di Lanskap Astana Gunung Jati & Gunung Sembung Cirebon à Cultural & Historical Landscape pada abad XVII, yang dijadikan kawasan wisata ziarah
  1. 09.00-10.30 (dengan spot pengamatan di titik tertentu): Window survey: Dalam Perjalanan antara Astana Gunung Jati ke Keraton Kasepuhan. Jl. Kesenden/atau Jl Kali Baru, Sisingamangaraja, Pelabuhan dan Pergudangan, Kota Tua Jl. Merdeka, BAT, Kelenteng, Bangunan colonial bagi perkantoran dan bank. WISATA BAHARI TAMAN ADE IRMA SURYANI (Sebagai lanskap alternative yang perlu dikaji jika waktunya memungkinkan: tanah timbul, reklamasi pada resort wisata pantai)

 

  1. 10.30 – 11.30: Observasi lapang: Lanskap Keraton Kasunanan Kasepuhan sebagai situs sejarah dan budaya (sebenarnya ada 3 keraton lainnya yang terletak secara terpisah yaitu Keraton Kasunanan Kanoman, Keraton Kasunanan Kacerbonan, dan Keraton Kasunanan Kaprabon). Peninggalan Abad XVII dengan lanskap sejarahnya sebagai obyek wisata budaya.
  1. 11.30-13.30: Window Survey dan ISHOMA: Perjalanan antara Keraton Kasepuhan ke lokasi makan siang hingga ke Kampung Batik Trusmi. Urban landscape/urban zoning Jl Pasuketan, Pasar Balong, Stasiun Parujakan, Gunung Sari, Plered à Land use-land cover changing, urbanisasi, dan pengembangan kota. Makan siang di Resto Empal Gentong H. Apud/Resto Empal Gentong Amarta (empal gentong, empal asem, sate kambing muda, tahu gejrot, mungkin tersedia juga nasi lengko dan mie koclok tapi bukan sebagai menu utama)
  1. 13.30-15.00: Observasi lapang (sambil jedah refreshing bagi yang berwisata belanja): Lanskap Kampung Batik Trusmi adalah pusat industri batik di Cirebon. Kampung ini terletak di Plered. Pengrajin batik di desa Trusmi dan sekitarnya, seperti desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, dan Kalitengah, berjumlah lebih dari 3000 Rumah Tangga yang berkarya di sector batik ini. à manajemen tata ruang Kampung Batik, lanskap pusat perdagangan serta sejarah masyarakat Trusmi, Ki Gede Trusmi dan Masjid Trusmi (karena keterbatasan waktu kita tidak akan sampai ke lanskap Masjidnya), dan budaya membatik dari Keraton ke Rakyat, dan wisata batik terkait dengan wisata belanja dan wisata kuliner.
  1. 15.00-15.30: Istirahat dalam bus dari Trusmi menuju ke Gua Sunyaragi.
  1. 15.30-16.30: Observasi lapang: Lanskap Gua Sunyaragi, Cagar budaya ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 Ha. Bangunan ini didirikan oleh Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon sekitar tahun 1703. Adapun filosofi nama cagar budaya ini adalah Sunya artinya sepi, Ragi artinya raga, atau tempat untuk bermeditasi (menyepi) à hubungan lanskap dan manusia, manusia dan lanskap di mana dinding bangunan dari batu karang (saya jumpai struktur dan desain yang sama pada salah satu sudut taman saat saya berkunjung ke Beihai Park di Beijing).
  1. 16.30-18.00 & 18.00-19.30: Cirebon ke Kuningan: dalam perjalanan ini akan singgah makan malam dan shalat Maghrib di dalam Kota Cirebon (alternative di Resto Sea Food H. Moel di tengah kota, Jl Kalibaru Selatan No. 39 ATAU di Resto Kelapa Manis di Gronggong, tapal batas Cirebon-Kuningan); Interpretasi Lanskap Kota Cirebon dari Gronggong. Evaluasi singkat dilakasanakan dalam Bus perjalanan Kota Cirebon ke Kota Kuningan secara singkat, dan peserta istirahat dalam Bus.

 

  1. 19.30: Tiba di Hotel Grand Purnama Kota Kuningan, check in, istirahat.

 HARI I – 29 APRIL 2017

  1. 07.30-10.00: Berkunjung ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan; Observasi Lapang: Kampung Adat Cigugur dan Situs Purbakala Megalitikum Cipari (3500 SM) letak berdekatan à lanskap sejarah dan budaya yang masih dikelola dengan baik dan manjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan wisata budaya. Masih ada komunitas yang mempertahanan adat leluhur hingga sampai saat ini dengan pola lanskap kampunya. Juga Terdapat museum.

 

  1. 10.00-12.00: Observasi Lapang: Palutungan-Curug Putri Taman Nasional Gunung Ciremai obyek lanskap alami merupakan sebuah kawasan hutan pinus dan air terjun yang terletak di kaki gunung Ceremai, Kecamatan Cigugur, berjarak ±10 km dari pusat kota Kuningan. Rangkaian obyek Kampung Adat Cigugur, Situs Purbakala Cipari dan Palutungan ini berpotensi sebagai obyek-obyek ekowisata.
  1. 12.00-13.00: ISHOMA di Resto Agrowisata Strawberry terletak di luar gate Taman Nasional G. Ciremai
  1. 13.00-14.00: Perjalanan dari Resto Agrowisata ke Waduk Darma
  1. 14.00 – 15.00: Observasi Lapang Waduk Darma. Tahun 1800-an waduk ini sebagai ruang terbuka biru (RTB) sudah terbentuk, dan pada zaman Jepang pembangunan waduk rampung dilaksanakan. Pembangunan waduk itu menenggelamkan lahan di sembilan desa. Saat air waduk surut di musim kemarau, suka timbul jalan aspal dan pondasi rumah penduduk yang ditenggelamkan dan juga lahan pertanian. Sembilan desa yang masuk area pembangunan Waduk Darma: Desa Darma, Jagara, Kawahmanuk, Cikupa, Parung, Cipasung, Sakerta Barat, Sakerta Timur, dan Paninggaran. Di dasar waduk ada rel kereta lori pengangkut tebu dari Ciledug menuju Ciamis. Waduk ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain air dari waduk ini mampu mengairi area ribuan hektare persawahan, air waduk ini juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku. Waduk Darma juga sebagai sumber kegiatan perikanan, serta wisata air à Keberdaan waduk sebagai bagian dari stream corridor yang membesar membentuk patch dalam mosaik lanskap kawasan Kabupaten Kuningan dan sekitarnya.
  1. 15.00-16.00: Perjalanan Waduk Darma ke Sangkanurup
  1. 16.00-17.30: Relax di Lanskap Resort Wisata Air Panas Sangkan Indah, Sangkaurip, sebuah lokasi wisata yang berada di daerah Cilimus dan lokasinya berada tidak jauh dari Taman Wisata Alam Linggarjati. Daya tariknya antar lain adalah tempat pemandian air panas yang masih asri, yang berasal dari sumber air berbelerang Gunung Ciremai. Sangkaurip dikelilingi lanskap pertanian. à Destinasi terakhir untuk Rekreasi peserta Field Trip.
  2. 17.30-18.30: Istirahat makan malam di Resto LAKSANA atau Resto ALINDA di sekitar Sangkan Urip. Sekaligus mampir di Toko Oleh2 Teh Diyah atau Toko Ibu Sepuh antara Sangkanurip dan Cilimus.
  1. 18.30-19.30: Perjalanan menuju Pintu Tol Ciperna
  1. 19.30-23.00: Perjalanan Cirebon-Bogor.

25. 23.00: Tiba Darmaga di Bogor

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa PENGELOLAAN LANSKAP BERKLANJUTAN

  1. Elemen lanskap (hard & soft) dan kondisi saat ini.
  2. Intensitas pemeliharaan saat ini; organisasi dan system pengelola
  3. Tataguna lahan dan penutupan lahannya.
  4. Masalah sosial, budaya, fisik-biologis dan lingkungan pada setiap obyek pengamatan.
  5. Besar perubahan yang sedang berjalan dan dampak yang diperkirakan.
  6. Pengendalian dan pengelolaan yang sedang berjalan.
  7. Alternatif rencana pengelolaan.

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa EKOLOGI LANSKAP

  1. Struktur, fungsi dan dinamika lanskap baik secara spatial maupun temporal.
  2. Mosaic lanskap pada setiap obyek pengamatan.
  3. Bentuk dan ukuran patch dikaitankan dengan aliran biotik serta abiotik.
  4. Aliran energi/material pada lanskap koridor jalan Tol, jalan perkotaan, jalan setapak di pegunungan, sungai dan badan air.
  5. Kajian ekologis pada setiap ekosistem obyek pengamatan; gangguan yang terjadi
  6. Kondisi bio-fisik-sosial-ekonomi-budaya, kaitannya dengan kondisi bio-climatically zone.

Tugas Pengamatan & Diskusi di Lapang bagi Mahasiswa KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN EKOWISATA

  1. Jenis objek wisata: massal, tujuan khusus, bertema
  2. Inventarisasi prasarana dan sarana wisata, infrastruktur, dan manajemen
  3. Kajian daya dukung wisata: identifikasi supply dan demand wisata
  4. Kajian prinsip dan pedoman manajemen dalam ekowisata: Education, Advocacy,  Monitoring, Community Involvement, dan Conservation
  5. Interview Jejaring wisata dan promosi
  6. Kajian jasa lanskap bagi praktek ekowisata

LAPORAN FIELD TRIP

  1. Bagi Mahasiswa peserta 2 mata kuliah sekaligus (PLB & EKOLAN), Laporan dibuat dalam satu set dengan aspek pembahasan terdiri dari dua bagian. Bedakan pembahasan Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan; dan pembahasan Ekolgi Lanskap.
  2. Format ilmiah: Kata Pengantar, Daftar Isi, Pendahuluan (Latar Belakang, Tujuan), Metoda, Hasil dan Pembahasan, Daftar Pustaka, Lampiran (data penunjang, gambar penunjang/ peta/foto, dll.)
  3. Setiap data dalam bentuk Tabel, Gambar serta Foto yang diambil dari sumber lain WAJIB dituliskan sumbernya dalam laporan yang Saudara susun.
  4. Dibuat dalam dua versi soft file: WORDS file dan PDF File.
  5. Laporan dikumpulkan dengan cara dikirim dengan email paling lambat pada tanggal 10 Mei 2017 (RABU, pk. 24.00) ke alamat: hadisusiloarifin@gmail.com (PLB, EKOLAN, dan EKOWISATA)

Cc. kepada: anto_leonardus@yahoo.com (PLB) dan alzazra@gmail.com (PLB); wahjuqamara@kecubung6.com (EKOLAN dan METOPEN); syartinilia@yahoo.com (EKOLAN), fariz.harindrasyam@gmail.com (EKOLAN) dan harinimuntasib@yahoo.com (EKOWISATA).

  1. Setiap mahasiswa peserta MK Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan dan/atau Ekologi Lanskap, dan MK Kebijakan dan Manajemen Ekowisata wajib membuat 1 sinopsis “Objek yang Paling Menarik” bagi Saudara. Sinopsis tersebut WAJIB diupload dalam COMMENT Box Laman posting di Blog ini: hsarifin.staff.ipb.ac.id

SELAMAT BER-EKSURSI & SELAMAT BEKERJA

kabupaten kuningan Peta Jalan Cirebon petawisatacirebon1

ONE WORLD UNDER ONE CANOPY, Click Here Please.

unnamed

Time is Running Out for Students to Apply!

Encourage student involvement at the 2017 ISA Annual International Conference and Trade Show 29 July – 2 August in Washington D.C.

Students have the opportunity to join us and network with like-minded professionals from around the world. They can learn about some of the newest research and arboricultural techniques, and take part in activities geared specifically for students studying arboriculture, urban forestry, horticulture, landscape architecture, or a related field.

ISA Student Ambassador Program

ISA will award 10 student finalists with a free conference registration and three nights of hotel accommodations for the 2017 ISA International Conference and Tradeshow. All awardees will be required to participate in pre-scheduled activities. Some of these events include conference opening ceremony, informal career fair on trade show floor, focus groups, and networking events. Some meals will be provided with these activities.

Arboricultural Research and Education Academy (AREA) Student Travel

AREA will award 5 grants to the top applicants. Grant recipients from North America will receive $500 (USD) and recipients outside North America will receive $750 (USD). Conference registration is also included. Student Travel Grant winners are required to give a ten-minute presentation in front of an audience of academics, researchers, and other conference attendees on Wednesday, 2 August 2017 at the AREA session.

How to Apply

Interested students can complete the online application by 1 March 2017.

No late submissions will be accepted. Please forward this information to the students in your network and give them the opportunity to join us in Washington D.C.

You are receiving this email because you are listed in the ISA database as professors, educators, and researchers and can help encourage student involvement by applying for the conference grants. If you do not wish to receive emails about ISA annual conference you must opt-out. 

International Society of Arboriculture
Po Box 3129 • Champaign, IL 61826 • +1.217.355.9411
Email questions and comments isa@isa-arbor.com

AIC “Young Leading Researchers” Program

Discussion draft January 2017

Objective: To support the development of Indonesia’s capacity to produce researchers, and in so doing extend AIC’s engagement with Indonesia in a significant and distinctive way.

Participants:

Students: 32-35 of the best advanced undergraduates (Honours equivalent) in social sciences (broadly defined) from AIC partner universities in Indonesia; 8-10 equivalent Australian undergraduates from AIC partner universities in Australia; gender balance for each institution/ overall.

Staff: (indicatively) 2 academics from each Australian AIC partner university; 1 academic from each Indonesian AIC partner university

AIC key stakeholders: There would be an opportunity for AIC key stakeholders (eg Board members, AIC coordinators) to join a networking event associated with the Program.

Program: A five day intensive program designed to inspire, encourage and help sharpen the research skills of the best advanced undergraduates from partner universities. The program combine active and passive learning, with a focus on:

  • Basic research skills – critical thinking, writing
  • Major contemporary themes and debates in a range of disciplines
  • Big questions facing Indonesia, including those AIC is addressing through its research themes, and how research is advancing them.
  • Careers in research (academic, think-tank, policy, private sector, NGO etc)

The program would be conducted primarily in English, and require a clear English capability.  Applicants would be nominated by universities on which they are enrolled, and selected based on written applications (including English and Indonesian language components). Participants will be required to complete some preliminary reading and writing activities prior to the commencement of the program. The program will be delivered by staff from AIC partner universities.

Timing and location: 10-14 July 2017; preferred location Novotel Bogor.

Outcomes: A cohort of the most talented young Indonesians with a much keener appreciation for research and greater motivation to pursue research training, including at AIC partner universities in Australia; a high-profile opportunity for AIC to contribute to Indonesia’s higher education/ youth sectors, and to further build the AIC’s reputation and presence within these sectors.

MoM: Pertemuan “Gifted Researcher Program”

ANU-Indonesia and IPB, 30 Januari 2017

Merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh ANU. Selengkapnya dapat dilihat pada web site : http://asiapacific.anu.edu.au/anu-indonesia-gifted-researchers-program

  1. Program ditujukan untuk mahasiswa S1 pada semester akhir yang sedang dan akan menulis skripsi
  2. Tujuan program : memberikan pengetahuan terkait research methodology, scientific writing skill. Iinterdispilin approach. Difokuskan pada social science
  3. Beberapa hal penting terkait dengan pelaksanaan program Gifted Researcher Program tahun 2017
  4. Peserta adalah dari 7 Universitas di Indonesia yang terlibat dalam kegiatan AIC
  5. Kandidat harus mampu berbahasa inggris (speaking and writing)
  6. Masing-masing PT dapat mengajukan kandidat antara 4-6 orang mahasiswa
  7. Mempertimbangkan kesetaraan gender
  8. Proses seleksi dilakukan secara internal oleh masing-masing PT
  9. Hasil seleksi yang dilakukan PT paling lambat diajukan ke ANU pada tanggal 1 Mei 2017
  10. Pelaksanaan kegiatan di Hotel Novotel Bogor, tanggal 9-14 Juli 2017
  11. Kandidat harus menulis motivation letter sekitar 500 kata sebagai alasan mengikuti program tersebut.
  12. Beberapa usulan dari IPB :
  13. Sebelum program dilaksanakan, peserta diberikan beberapa pertanyaan terkait dengan ekspektasi yang diharapkan dari kegiatan workshop tersebut
  14. Perlu ada tindak lanjut dari kegiatan workshop sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas dari hanya sekedar workshop
  15. Lecture yang akan memberikan materi pada saat workshop akan diundang secara terpisah untuk dapat memberikan general lecture di IPB
  16. Prioritas mahasiswa S1 yang menjadi kandidat adalah yang terlibat dalam penelitan AIC pada “Urban Water Research Cluster”, “Energy Cluster”, dan  “Agriculture and Food Cluster”.

20170130_155800 20170130_155830 20170130_163437 20170130_163446

IMG_20170122_211556_666Student’s EXPOSE for Better Bogor

Revitalization of  river front PULO GEULIS and Ciliwung River PROMENADE in  Bogor Botanical Garden.


 

 

Next Page »