MATA KULIAH PENGANTAR ILMU-ILMU PERTANIAN – PIP IPB-107 SANGAT RELEVAN DI MASA KINI DAN MENDATANG

Hadi Susilo ARIFIN*

Rationale

Mata Kuliah Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian (PIP) merupakan MK penciri Institut Pertanian Bogor, yang saat ini juga memiliki nama IPB University. MK ini diberikan kepada mahasiswa yang baru masuk IPB pada semester pertama pada Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU). Seringkali PPKU disebut sebagai kelas IV SMA, atau Kelas ke 13. Karena MK nya sama dengan pelajaran SMA, kecuali MK PIP yang merupakan satu MK yang sangat berbeda dengan MK lainnya yang ada di PPKU. PIP membuka wawasan dan mangantar mahasiswa untuk memahami pertanian (agri-CULTURE) secara luas. Di lain pihak dalam proses pembelajarannya PIP diberikan dosen-dosen bergelar Doktor yang mempunyai pengalaman pendidikan, penelitian serta praktek di bidang pertanian dalam arti luas. Diharapkan dengan penyajian dosen secara verbal, dilengkapi tayangan PPT serta ilustrasi video dan video ringkasan yang diupload di NewLMS dan YouTube dapat memberi insipirasi kepada mahasiswa, menjadikan m,ahasiswa lebih kreatif dalam berkarya di bidang pertanian, dan memiliki integrasi yang tinggi.

PIP tetap Aktual dalam Era Revolusi Industri 4.0

Mahasiswa IPB perlu mengetahui hakekat ilmu dan praktek pertanian, yang tidak bisa tidak terkait dengan budaya manusianya, yang jelas-jelas sekali lagi dalam bahasa Inggris kata “pertanian” disebut “Agri-CULTURE”. Ketika kita bicara kultur, maka berbicara budaya manusia, perilaku, kebiasaan, adat-istiadat, cara, alat yang dipengaruhi oleh ruang dan waktu (spatio-temporal). Oleh karena dalam MK PIP diawali dengan perjalanan sejarah pertanian dimulai jaman batu, manusia sebagai pemburu, pengumpul, peladang berpindah, sampai settle dalam satu perkampungan dengan pertanian menetap, bahkan di saat ini bagaimana penerapan berbasis Information Technology dengan smart farming (pertanian cerdas) dan precission farming (praktek pertanian dengan presisi yang sangat tinggi) untuk mencapai efisiensi dalam produktifitasnya. Teknologi akan terus berkembang. Di waktu yang akan datang bisa saja bertani menembus batasan-batasan ruang dan waktu. Misal, pertanian di tengah samudra, atau di laut dalam, bahkan di luar angkasa.

Pengantar Ilmu-ilmu Pertanian sebagai MK yang mendasari pengetahuan pertanian secara luas diberikan di PPKU dalam pembekalan masuk ke fakultas dan departemen masing-masing. Oleh karena kontennya  akan luwes mengikuti pencapaian learning outcome dari mata kuliah ini. Dalam perjalanannya, PIP telah mengalami banyak perubahan sesuai dengan perkembangan jaman. Tetapi muatan-muatannya disasar untuk mendapat pencapaian LO. Karena itu kita mulai dari karakteristik ilmuwan, penting bagi mahasiswa IPB yang perlu memiliki analitichal thinking yang tajam. Kemudian sejarah pertanian memberi pemahaman pejalanan agri-CULTURE dari yang paling primitif, tradisional sampai dengan pertanian modern. Pengetahuan agroklimat sangat penting, mahasiswa wajib memahami aspek ekosistem serta perubahan iklim global dan mengetahui strategi mitigasi pada gangguan-gangguan alam. Mahasiswa ditantang untuk berfikir dan menciptakan jenis tanaman, hewan ternak yang mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Daur ulang hara serta pengetahuan akan energi yang terbaharukan, dan pengetahuan pertanian pangan dan non-pangan akan memberi wawasan kepada mahasiswa lebih luas, bahwa pemanenan energi matahari dalam pertanian sangat erat terkait bukan hanya produksi pangan, tetapi sandang dan papan sebagai kebutuhan primer manusia.  Proses pengelolaan pasca-panen, manajemen agribisnis dan agroindustri memberi gambaran hilirisasi pertanian. Kemajuan bioteknologi pertanian dalam bentuk rekayasa genetik serta beragam cara dalam pemulian-pemuliaan tanaman dan hewan diharapkan dipahami oleh mahasiswa dalam mengikuti kemajuan ilmu teknologi pertanian. Dilanjutkan dengan pengetahuan praktik smart farming dan precission farming diberikan dalam PIP untuk wawasan pertanian modern dengan soiless base culture seperti hidroponik, aeroponik, green roof garden, sekaligus bagaimana menuju sustainable dan integrated/mixed farming system dengan pemanfaatan green technology. Pada akhirnya mahasiswa harus mempunyai wawasan kemajuan pertanian di masa depan, khususnya mampu menyusun strategi perencanaan pembangunan pertanian menuju Indonesia Emas di tahun 2045.

Tindak Lanjut Pasca MK PIP

Saat mahasiswa masuk ke Fakultas, pada umumnya akan dibekali mata kuliah yang mendasari dan menjadi penciri fakultas. Semisal di Fakultas Pertanian, semua mahasiswa akan mendapat MK Dasar-dasar Agronomi; di Fakultas Peternakan, terdapat MK Pengantar Ilmu Peternakan; di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ada MK Pengantar Ilmu-ilmu Perikanan, dll. Sehingga tepat sekali apabila ada MK “Smart Agriculture” yang dikembangkan oleh Departemen Ilmu Komputer untuk menjadi pengetahuan dasar mahasiswa Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam agar dapat terkait dalam praktek-praktek pertanian modern dan mendapatkan identitas sebagai bagian dari IPB.

Sebagai ilustrasi, misal di Fakultas Pertanian IPB, mahasiswa pada semester 7 sejak 3 tahun lalu (mulai tahun akademik 2017/2018) sudah diberikan MK Politik Pertanian. Ini pas sekali. Di semester awal mahasiswa diberi wawasan umum, pertanian dalam arti luas melalui MK PIP. Dan di semester akhir, mahasiswa dapat memahami kelembagaan, kebijakan dan politik di bidang pertanian, dan diharapkan kelak mereka mampu berkiprah dalam menyusun, menerapkan dan mengelola kebijakan dan praktek praktis di bidang pertanian secara arif dan berintegritas.

 

Bogor, 5 November 2019.

*Hadi Susilo ARIFIN

Kordinator MK Pengantar Ilmu-Ilmu Pertanian PIP IPB-107