KONTEMPLASI: Peran Tiga Profesi

Di Jepang Ada 3 profesi yang dianggap Mulia. Sehingga insan yang berprofesi di bidang tsb dipanggil dengan sebutan “SENSEI/ 先生”. Artinya, orang yang “terlahir lebih dulu”, memiliki ilmu pengetahuan lebih dulu daripada orang yang akan dibantunya/dididiknya/diajarnya, sehingga diharapkan profesi tersebut diemban oleh orang-orang berilmu, arif, dan bijaksana.

Tiga PROFESI tersebut, yaitu: GURU, DOKTER dan HAKIM.

Di Jepang sampai saat ini, profesi tsb. masih sangat dihargai. Dan insan yang berprofesi di bidang tersebut sangat menjaga kode etik yang telah ditetapkan sebagai kompetensi dan tanggung jawabnya.

1. Guru: memberi pendidikan yg akan menjadi bekal hidup bermartabat – pengalaman batin. Guru mengajar dan mendidik serta memberi ilmu pengetahuan mulai dari lembar-lembar hati anak-anak yang sangat putih bersih menjadi manusia yg memiliki kepribadian. Peran ini sangat penting… mambawa dan mengantarkan bangsa untuk menjadi Bangsa yg berakhlak, bermoral, beretika, dan bertanggungjawab dengan segala langkah yg diperbuatnya.

Mulai guru playgrup sampai dengan dosen di perguruan tinggi, semua dipanggil dengan sebutan SENSEI, tidak ada bedanya. Termasuk guru Ikebana, guru Karate, guru Masak, guru Melukis, semua orang yang mengajarkan sesuatu kepada muridnya, dipanggil Sensei.

2. Dokter: membantu, memberi pelayanan kesehatan badan – tubuh fisik yang sangat memerlukan kekuatan lahir yang diharapkan juga kekuatan batin. Bangsa yang sehat harus memiliki rakyat dan penduduk yang sehat. Dengan kesehatan badan (lahir dan batin) yang prima, diharapkan kedaulatan bangsa dan negara dapat dipertahankan selamanya.

3. Hakim: membantu, memikirkan dan memberi keputusan serta kebijaksanaan melalui ilmu pengetahuan serta hati nurani yang jernih yang dimilikinya dengan penyampaian pesan akhir yang seadil-adilnya bagi kehidupan dan masa depan manusia yg berpekara. Bangsa ini akan dipercaya dan dihormati bangsa lain di dunia manakala keadilan ditegakkan setinggi-tingginya di muka bumi.

Catatan: Kita percaya, akan ada keadilan yg sangat sempurna di alam akhirat nanti.

Renungan di Laladon Permai D/11
Deddy Hadi Susilo Arifin