Even Semester 2018 – LANDSCAPE MANAGEMENT – Bachelor Program

MK PENGELOLAAN LANSKAP (ARL332) – SEMESTER GENAP 2017/2018 PROGRAM SARJANA (LANDSCAPE MANAGEMENT COURSE – EVEN SEMESTER 2017/2018 BACHELOR PROGRAM)

SEMESTER 6, DEPARTEMEN ARSITEKTUR – FAKULTAS PERTANIAN, INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Dear Bachelor Students, WELCOME to Landscape Management Class.

This course would be held, as follows:

Day/Time: Tuesday/10.00-11.40 Lecture Class; and 13.00-16.00 Practical Class

Lecture Class Room: RK. 15 TAN 301 C

Practical Class Room: Studio DESAIN2 ARL

Teaching Team: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin CV PDF File Click Here, Please; Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisjah; Dr. RL Kaswanto and Dr Syartinilia Wijaya

MATERI KULIAH (Lecture Subject) – Indonesian could be downloaded right here, please.

I. JADWAL KULIAH + KONTRAK PERKULIAHAN + KONSEP DASAR. File PDF silakan Klik di sini.
Roster + Lecturing Contract + Basic Concepts. PDF File click here, please.

II. PROSES PERENCANAAN-PERANCANGAN-PELAKSANAAN-PENGELOLAAN LANSKAP; TATA RUANG DAN KEBIJAKANNYA. File PDF silakan Klik di sini

III. PERAN PENGELOLAA LANSKAP DENGAN ARSITEK LANSKAP, KONTRAKTOR DAN PENGUSAHA PEMBIBITAN. File PDF silakan Klik di sini

IV. PENGELOLAAN DAN KONSEP PEMELIHARAAN. File PDF silakan Klik di sini

V. BISNIS PERTAMANAN DAN RENCANA PENGELOLAAN. File PDF silakan Klik di sini

VI. PENGORGANISASIAN DAN KONTRAK. File PDF silakan Klik di sini

VII. PEMELIHARAAN FISIK, PERALATAN DAN KETENAGAKERJAAN. File PDF silakan Klik di sini

VIII. EVALUASI LANSKAP DAN DAYA DUKUNG. File PDF silakan Klik di sini

IX. KEBIJAKAN DAN AMDAL. File PDF silakan Klik di sini

X. PENGELOLAAN LANSKAP PEMUKIMAN. File PDF silakan Klik di sini

XI. PENGELOLAAN LANSKAP YANG DILINDUNGI. File PDF silakan Klik di sini

XII. PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR. File PDF silakan Klik di sini

XIII. PENDEKATAN DAN ALAT BANTU ANALISIS PERMASALAHAN DALAM MENGELOLA LANSKAP (SIG & PENGINDERAAN JAUH). File PDF silakan Klik di sini

XIV. APLIKASI SIG & INDERAJA DALAM EVALUASI LAHAN.File PDF silakan Klik di sini

2 Responses to “Even Semester 2018 – LANDSCAPE MANAGEMENT – Bachelor Program”

  1. KARINA BUNGA PRADINI A44150046 Says:

    Urban farming dan water sensitive cities

    Urban farming merupakan konsep mengenai pertanian yang dilaksanakan di daerah perkotaan. Konsep ini mengharuskan masyarakat kota berperan aktif. Konsep ini dapat dilakukan dengan membuat vertical garden ataupun hidroponik. Urban farming memiliki banyak manfaat diantaranya, meningkatkan produktivitas RTH dan RTB wilayah perkotaan, memotong rantai industri, memperbaiki kualitas udara, melindungi ekosistem alami, memperindah lanskap perkotaan. Kedala terbesar dari konsep ini adalah kurangnya kerjasama yang baik antara akademisi, bussinesman, pemerintah, komunitas, dan media massa. Apabila stakeholder terkait dapat bekerja sama dengan baik maka konsep urban farming dapat dengan mudah diwujudkan.

    Water sensitive cities
    Konsep ini merupakan konsep kota ramah air. Konsep ini merupakam rencana pengelolaan air pada suatu kota supaya tidak kekurangan air pada saat musim kemarau dan tidak kebanjiran pada saat musim hujan. Untuk mewujudkan konsep kota ramah air terdapat 3 hal yang harus diperhatikan, pertama water supplay catchment, hal ini sangat penting karena air merupakan salah satu sumber kehidupan dengan adanya tempat untuk menampung air maka kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi. Kedua ecosystem services yaitu air sebagai jasa lingkungan. Terakhir water sensitive community yaitu peran komunitas ataupun masyarakat sekitar dalam menyadari betapa pentingnya air sebagai sumber kehidupan. Konsep ini terdiri dari 6 tahapan. Namun, apabila dilaksanakan sesuai dengan tahapan diperlukan waktu hingga 50 tahun agar dapat terwujud, oleh karena itu dalam mewujudkannya pada beberapa wilayah di bogor dan cibinong akan dilakukan dengan cara lompatan katak.
    Urban farming dan water sensitive cities merupakan konsep yang sangat baik dalam memperbaiki kota dimana belakangan ini kualitas fungsi kota sudah mengalami banyak penurunan. Kedua konsep ini dapat berjalam dengan sebagaimana mestinya dan digunakan secara berkelanjutan apabila terjalin kerjasama yang baik diantara stakeholder terkait dengan masyarakat sekitar.

  2. Amelia Putri Fadhilah Says:

    AMELIA PUTRI FADHILAH A44150030

    Urban Farming merupakan konsep yang sangat diperlukan saat ini di kota-kota besar dilihat dari masyarakat kota yang konsumtif, padatnya aktifitas, dan minimnya lahan pertanian. Dengan konsep tersebut diharapkan masyarakat perkotaan dapat berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya di pekarangan rumah masing-masing dengan metode vertical garden, hidroponik, dan lainnya. Selain itu, Urban Farming juga dapat memotong rantai distribusi yang awalnya berasal dari desa sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan dapat bertani tanpa berbasis lahan. Manfaat Urban Farming sendiri yaitu, menciptakan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Biru yang lebih produktif sehingga dapat meningkatkan jasa lanskap, memperbaiki kualitas udara sehingga dapat menimgkatkan produksi, melindungi tanah, air dan udara, dan menciptakan pemandangan lanskap alami yang indah.
    Konsep Kota Ramah Air (Water Sensitif Cities) adalah konsep dimana kota ramah terhadap air dengan mengelola air supaya dapat dimanfaatkan sehingga tidak memberikan dampak buruk. Konsep Kota Ramah Air yaitu, Water Supply Cathcment (air yang digunakan untuk minum, sanitasi, dan lainnya), Water Sensitivy Community, dan Ecosystem Services (menjadikan air sebagai jasa lingkungan contohnya sebagai ameliorasi iklim di suatu kawasan).

Leave a Reply