20160118_150414IMG_3481a

FOTO 1

EXPOSE MAHASISWA ARSITEKTUR LANSKAP DI HADAPAN WALIKOTA BOGOR: “Manajemen Lanskap Kota melalui Peningkatan Lanskap Produktif dan Penataan Jalan menuju Bogor Green City”

Pada hari Senin, 18 Januari 2016 bertempat di Ruang Rapat 1 Balaikota Bogor pada pk13 sampai dengan pk15 dilakukan Expose karya dan ide Mahasiswa Arsitektur Lanskap S1 dan S2 di hadapan Walikota Bogor, Dr Bima Arya Soegianto dan beberapa SKPD terkait. Acara ini dilakukan pada setiap akhir semester oleh mahasiswa S2 dan S1 yg telah melaksanakan obyek praktikumnya di kota Bogor juga dihadiri oleh berbagai stake holders kota Bogor seperti beberapa instansi, LSM, Yayasan serta dosen-dosen IPB.  Walikota Bogor, Dr Bima Aria merespon kegiatan tiap akhir semester ini sebagai wujud kepedulian dan kecintaan warga, salah satu unsurnya adalah akademisi dan para mahasiswa terhadap kota Bogor. Dan usulan serta pemikiran ini sangat bermanfaat sebagai masukan bagi kota Bogor. Sebagai dikatakan Prof Hadi Susilo Arifin, EXPOSE ini bertujuan untuk menyampaikan hasil ide dan karya mahasiswa sebagai masukan kepada pihak Pemkot Bogor. Kali ini Mata Kuliah Manajemen Lanskap dan MK Lanskap Perdesaan dan Pertanian yg diampu oleh dosen Prof. HADI SUSILO ARIFIN sendiri dan team, yaitu Prof Wahju Qamara Mugnisjah dan Dr Kaswanto  mengusung topik manajemen lanskap produktif. Hadi mengatakan bahwa Mahasiswa S2 dari hasil kajiannya, mereka menyampaikan masukannya tentang manajemen lanskap BUBULAK yang merupakan wilayah pinggiran kota, dan dipengaruhi proses urbanisasi yg tinggi. Dengan adanya terminal yang kurang optimal, Bubulak selain memerlukan kelengkapan fasilitas yang memedai bagi pengguna juga lanskap sekitarnya agar tetap dipertahankan sebagai “productive landscape. Pinggiran kota Bogor yang masih menyisakan lanskap pertanian juga adanya aliran Sungai Sindangbarang dapat berpotensi sebagai penyedia jasa lingkungan. Salah satunya adalah untuk pengembangan urban agriculture.  Sedangkan mahasiswa S1 mengusung bagaimana lanskap jalan yaitu median di bawah fly over Tol Bogor Outer Ring Road (BORR)  dapat dimanfaatkan secara fungsional untuk kegiatan sosial yg nyaman dan aman dan secara estetika tetap memberi bagian sebagai sudut keindahan lanskap kota. Selain itu diusulkan tersedianya sejumlah infrastuktur jalan seperti zebra cross, lampu lalu lintas, halte juga manajemen sampah pohon jalan atau hasil pangkasan rumput untuk dapat dikelola di tempat sehingga dapat menjadi kegiatan proses daur ulang yang hemat energi.

BOGOR, 18 JANUARI 2016
Kordinator mata kuliah: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin

20160118_153249


Tema Ekspose: “Manajemen Lanskap Kota melalui Peningkatan Lanskap Produktif dan Penataan Jalan menuju Bogor Green City”

EXPOSE MAHASISWA S1 – LANDSCAPE MANAGEMENT COURSE: “GREEN SAFETY STREET MANAGEMENT “GESIT” KAJIAN PENGELOLAAN LANSKAP JALAN KOTA BOGOR” 

EXPOSE MAHASISWA S2 – RURAL AND AGRICULTURAL LANDSCAPE COURSE: “BUBULAK BERKARYA (KREATIF, PRODUKTIF, DAN BERBUDAYA”

20160119_192036-1-1

KOMPAS, Metropolitan 19 Januari 2016

IMG-20160119-WA0003

RADAR BOGOR, 19 Januari 2016