BOGOR TODAY Daily – Column Opinion Page A-2, January 15, 2015

Arifin HS. 2015. Pohon Besar, Dilematik Lingkungan dan Bom Waktu. Harian Bogor Today, Kolom Opini. Hal A-2. Tanggal 15 january 2015

Arifin HS. 2015. Pohon Besar, Dilematik Lingkungan dan Bom Waktu. Harian Bogor Today, Kolom Opini. Hal A-2. Tanggal 15 january 2015

ACARA “EXPOSE” DI BALAI KOTA BOGOR
Tema: Manajemen Jasa Ekosistem melalui Penguatan Identitas Kota Pusaka dan Revitalisas Lanskap Ruang Terbuka Biru/Ruang Terbuka Hijau Kota Bogor
Hari/Tanggal/Waktu: Rabu/14 Januari 2015/09:00-11:00
Venue: Ruang Rapat I – Balai Kota Bogor, Jl. Ir. H. Juanda, Bogor

STUDENT’S VIDEO PRESENTATIONS

Cultural & Historical Landscape Preservation for Expose 2015 under supervised by Nurhayati HS Arifin

Landscape Management Part1 for Expose 2015 under supervised by Hadi Susilo Arifin

Landscape Management Part2 for EXPOSE 2015 under supervised by Hadi Susilo Arifin

Rural & Agricultural Landscape for Expose 2015 under supervised by Hadi Susilo Arifin

PRESS RELEASE

Expose mahasiswa dengan tema “Manajemen Jasa Ekosistem melalui Penguatan Identitas Kota Pusaka dan Revitalisasi Lanskap Ruang Terbuka Biru/Ruang Terbuka Hijau Kota Bogor” dibuka oleh Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto di Ruang Rapat I Balaikota Bogor. Expose ini merupakan salah satu bentuk kegiatan kepedulian akademik dari civitas academica IPB dalam merespon pembangunan dan pengembangan serta manajemen kota Bogor di bidang lingkungan dan tata-kota. Dua mata kuliah program sarjana, yaitu “Pelestarian Lansakap Sejarah dan Budaya” mahasiswa semester 5, dan “Pengelolaan Lanskap” semester 7, serta satu mata kuliah pascasarjana “Lanskap Perdesaan dan Pertanian” dalam satu semester telah melakasanakan praktikumnya dengan mengambil obyek-obyek strategis di dalam kota Bogor. Kegiatan ini dikordinasi oleh Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin bersama dosen-dosen lainnya, yaitu Dr. Nurhayati HS Arifin, Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisjah, Dr Kaswanto dan Dr. Syartinilia. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 mahasiswa S1 semester 5 dan semester 7 PS Arsitektur Lanskap, dan 10 mahasiswa S2 dan 2 mahasiswa S3 dari PS Arsitektur Lanskap, PS Agronomi, dan PS Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Kegiatan expose ini selalu mendapat dukungan penuh dari Dr. Ernan Rustiadi, Dekan Fakultas Pertanian IPB. Dengan dipaparkannya hasil ini di depan Wali Kota Bogor serta pimpinan SKPD terkait diharapkan keberadaan kampus dan kegiatannya tidak seperti menara gading. Tapi bisa menjadi referensi untuk diterapkan di lapang.

Bogor telah ditetapkan sebagai salah satu kota pusaka di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan perhatian pemerintah, masyarakat serta para pihak dalam melestarikan sumberdaya baik yang tangible maupun yang intangible yang telah menjadikan Bogor berpredikat “the heritage city”. Tentu saja bukan hanya dari segi fisik ekologis saja, tetapi dalam budaya, kesadaran masyarakat dalam memahami kota pusaka, merasa memiliki serta mampu memelihara untuk keberlanjutannya. Oleh karena itu praktikum mata kuliah “Pelestarian Lanskap Sejarah dan Budaya” berkonsentrasi pada upaya penguatan karakter lanskap pada 6 zona yang potensi diusung sebagai wilayah bagian kota pusaka di kota Bogor. Keenam zona tersebut adalah kawasan yang dibangun masa Kolonial Eropah di Jl. Ahmad Yani hingga Air Mancur, kawasan yang dijadikan zona penyangga merupakan wilayah di sekeliling Kebun Raya Bogor, kawasan Kebun Raya Bogor, kawasan Karsten Plan yaitu Taman Kencana dan wilayah sekitarnya, Kawasan Pecinan Jl Surya Kencana dan sekitarnya, dan Kawasan Empang wilayah permukiman Arab.

Kota Bogor juga berkenginan untuk mewujudkan kota dengan konsep kota dalam taman, kota sejuta taman. Idiom tersebut tentunya tidak hanya diikuti dengan kegiatan pembangunan fisik taman-taman ketetanggaan, taman lingkungan, traffic island, jalur hijau jalan, sungai dan rel kereta api, hingga taman kota. Tetapi, juga pembangunan persepsi masyarakat, serta perubahan mind-set dalam berperilaku ramah terhadap lingkungan. Lebih jauh masyarakat juga harus mempunyai rasa memiliki. Bukan saja mereka dapat memanfaatkan taman-taman, ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru secara maksimal, tetapi mereka juga harus sadar perlu mengelolanya, memeliharanya secara partisipatif. Sehingga, berperilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan saja perlu dilakukan pendekatan sosial budaya yang tepat. Maka Kuliah “Pengelolaan Lanskap” memberi perhatian pada 8 spot lanskap dari sekian banyak taman, RTH dan RTB yang sedang ditata atau didesain ulang di dalam kota Bogor. Ke delapan taman tersebut adalah Taman Situ Anggalena, Taman Cidepit, Taman Cipakancilan, Jalur Hijau Jl Riau, Taman Sempur, Jalur Hijau Jl Sempur, Pulau Gelis, danau Situ Gede. Sebagian besar permasalahan yang dijumpai adalah kebersihan dan perilaku pengguna yang sering membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu rekomendasi ditujukan pada manajemen sampah yang ada di ruang terbuka biru dan ruang terbuka hijau. Perlu dilakukan sosialisasi bagaimana seharusnya kita memberlakukan sampah hingga pemanfaatan sampahnya sendiri. Di lain pihak, kesiapan perundang-undangan sampai dengan peraturan-peraturan perlu terus didisemininasikan melalui rekayasa sosial. Penyuluhan, pendampingan serta penyebaran informasi tersebut melalui poster, leaflet, booklet, serta tayangan yang menarik dan efektif. Pada akhirnya penegakan hokum perlu dilakukan pada setiap pelanggaran sebagai bentuk disinsentif, atau diberi pengharagaan bagi warga yang menjalankan peraturan sebagai bentuk insentif.

Pada expose bagian ketiga, mahasiswa pascasarjana melalui praktikum mata kuliah “Lanskap Perdesaan & Pertanian” mencermati Kelurahan Situ Gede sebagai saalah satu wilayah yang berada di Kota Bogor Barat. Sebagai “urban fringe”, Situ Gede memliki karakter lanskap perdesaan yang sangat kuat. Hal ini dicirikan dengan struktur lanskap pertanian yang dominan seperti sawah, tegalan, kebun campuran, pekarangan, situ, sungai, empang, serta hutan. Dengan jarak yang tidak jauh dari pusat kota, perdagangan dan jasa. Situ Gede sangat potensial sebagai wilayah yang bisa dikembangkan menjadi kawasan pertanian perkotaan, “urban agriculture”. Wilayah ini menghasilkan produk pertanian padi, palawija, talas, sayuran dataran rendah, ternak ungags, dan ternak besar, serta beragam pengusahaan ikan air tawar. Dengan segala aktivitas pertanian yang ada serta adanya danau Situ Gede, serta acara tahun regular seprti “ngobok lauk” bisa menjadi atraksi wisata pertanian. Pemberdaayaan ekonomi masyarakat di sini sangat berpotensi untuk diarahkan dalam peningkatan hospitality sebagai tuan rumah dalam kegiatan usaha “agrotourism”. Pemerintah Kota bersama IPB diharpkan bisa bersama-sama melakukan pembinaan, pendampingan serta pembangunan sarana-prasarana, infrastruktur yang lebih baik. Sama dengan wilayah kota Bogor lainnya. Pembinaan masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, tertib, mengelola sampah rumah tangga dengan baik, tidak membuangnya secara sembarangan tetap harus digalakkan dengan penyuluhan-penyuluhan, serta penegakan hukum secara tegas. Dampak kotornya lingkungan tidak selalu terjadi secara internal, tapi bisa jadi factor external dari perilaku pengunjung atau aliran air dari parit-parit, sungai kecil, saluran irigasi yang dari arah hulu. Aliran air tersebut sudah membawa sampah-sampah plastik maupun sampah organik.

Selain presentasi secara oral dari 3 kelompok di atas, juga disajikan presentasi 20 poster. Diskusi expose bisa dilanjutkan pada sesi presentasi poster antara peserta expose dengan mahasiswa.

Bogor, 14 Januari 2015
Kordinator EXPOSE
Prof. Dr. Hadi Susilo ARIFIN

10553931_10203827503863107_4759987637811320962_o 10682407_10203827503903108_8691780655767434883_o 10830568_10203827518703478_6171690047352951093_o 10854179_10203827508063212_5677808067415379555_o 10896294_10203827522623576_5823254649019752613_o 10904485_10203827509183240_8135431592975318687_o 10914990_10203827526183665_8979759437480315024_o 10915701_10203827526943684_5471191789757184646_o 10929025_10203827526143664_5140538986996912005_o 10922356_10203827917633451_6200277141603967083_o

From: Elsevier Editorials

To: hsarifin@ipb.ac.id

ELSEVIER – BUILDING INSIGHTS; BREAKING BOUNDARIES MANUSCRIPTS SUBMISSION

On behalf of all the Editors-in-chief of Elsevier Journals, we wish to Communicate to you that we are currently accepting manuscripts in all Fields of human Endeavour. Authors are invited to submit manuscripts reporting recent developments in their fields. Papers submitted will be sorted out and published in any of our numerous journals that best Fits. This is a special publication procedure which published works will be discussed at seminars (organized by Elsevier) at strategic
Cities all over the world. Please maximize this opportunity to showcase your research work to the world.

The submitted papers must be written in English and describe original research not published nor currently under review by other journals. Parallel submissions will not be accepted. Our goal is to inform authors about their paper(s) within one week of receipt.

All submitted papers, if relevant to the theme and objectives of the journal, will go through an external peer-review process. Submissions should include abstract, 5-10 key words, the e-mail address of the corresponding author. The paper Length should not exceed 30 double-spaced pages including figures and references on 8.5 by 11 inch paper using at least 11 point font. Authors should select a category designation for their manuscripts (article, short communication,
review, etc.).

Papers should be submitted electronically via email in Microsoft Word or PDF attachments; and should Include a cover sheet containing corresponding Author’s name, Paper Title, affiliation, mailing address, phone, fax number, email
address etc.

Would-be authors should send their manuscript to: elseviereditorialspecial@elsevier.saskiader.com
Kind Regards,
James Benjamin (Prof.)

PS: Pls. show interest by mailing elseviereditorialspecial@elsevier.saskiader.com  if your Manuscript is not ready but will be ready soon.

8 Post Harvest Technology

PDF Teknologi Pasca Panen

Book 1 Chapter 14
9 Non-Food Agriculture     

PDF Pertanian Non-Pangan

Book 2 Chapter 5
10 Agribusiness and Agroindustry                       

PDF Agribisnis dan Agroindustri

Book 2 Chapter 7,8
11 Biotechnology              

PDF Bioteknologi

Book 2 Chapter 6
12 Urban Agriculture and Soilless based Agriculture

PDF Pertanian Perkotaan dan Pertanian Berbasis Non-Tanah

Supporting Reference: PDF Urban Agriculture

Book 2 Chapter 4(Rev. Ed)Supporting Reference: Hand out URBAN AGRICULTURE
13 Integrated Farming, Sustainable Agriculture and Renewable Energy        

PDF Pertanian Terpadu, Berkelanjutan dan Energi Terbarukan

New Material
14 2030-Future Agriculture Development               

PDF Pembangunan Pertanian Masa Depan – 2030

Book 2 Chapter 9 (Rev. Ed)

Final-EXAM: Tuesday JANUARY 06, 2015 at 10.30-12.10

AGRICULTURAL LANDSCAPE COURSE (MK LANSKAP PERTANIAN) – ODD SEMESTER 2014-2015

Department of Landscape Architecture, Faculkty of Agriculture, Bogor Agricultural University (IPB)

 

Participants: 40 bachelor students of JAPAN AIMS International Program, Landscape Architecture, Soil Science, Forestry, Agrometeorology, Plant Protection Study Programs

Teaching Team: Prof Dr Wahju Qamara Mugnisjah, Prof Dr Hadi Susilo Arifin, Dr Aris Munandar

Class Meeting: every Wednesday, 08.00 – 09.40

 

FOURTEEN TOPICS/SUBJECTS OF LECTURE:

1. Definition and Scope of Agricultural Landscape and Concept of Landscape Agroforestry (Chapter 1- Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisjah)

2. Characteristic of Agricultural Landscape and Agroforestry Landsacpe (Chapter 2-Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisjah)

3. Watershed Based-Agricultural Landscape (Chater 3-Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisjah)

4. Integrated Farming System as A Sustainable Agricultural Practice (Chapter 4-Prof Dr Hadi Susilo Arifin)

5. Home Garden Patch as A Micro-Landscape of Integrated Agricultural System (Chapter 5-Prof Dr Hadi Susilo Arifin)

6. Residential Area as Meso-Landscape at Agricultural Landscape (Chapter 6-Dr Aris Munanadar)

7. Urban Agricultural Landscape (Chapter 7-Dr Aris Munanadar)

Mid-EXAM (UTS)

 

8. Engineering in Urban Agriculture (Chapter 8-Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisja)

9. Agropolitan: A Agricultural-Based Regional Management Concept (Chapter 9-Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisja)

10. Landscape Aesthetical Services for the Benefit and Development of Agrotourism (Chapter 10-Prof. Dr. Wahju Qamara Mugnisja)

11. Planning and Management of Agricultural/ Agroforestry Landscape (Chapter 11-Dr Aris Munanadar)

12. Agricultural/Agroforestry Landscape Monitoring and Evaluation (Chapter 12-Dr Aris Munanadar)

13. Agricultural Landscape in Foreign Country-Globally Important Agricultural Heritage System: Tri Hita Karana in Indonesia, Satoyama in Japan, Kihamba in Tanzania, etc (Chapter 13-Prof Dr Hadi Susilo Arifin) ***

14. Field Trip & Mini Workshop of Agricultural Landscape (Chapter 14-Prof Dr Hadi Susilo Arifin)***

FINAL EXAM (UAS)

 

REMARKS:

1. Final Exam on JANUARY 02, 2015/FRIDAY : Lecture Materials of the 8th week – 14th week

2. Writing Test: Lecture Matertial of the 8th week – 12th week

3. TASK Comments on BLOG: Lecture Materials of the 13th week & the 14th week (***)

MINI WORKSHOP & FIEL-DTRIP LINK, CLICK HERE PLEASE….

IPB Pilih Elsa Safitri Kinanti sebagai Duta Institut

Elsa Safitri Kinanti, mahasiswi dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) terpilih sebagai Duta Institut (DI)
Institut Pertanian Bogor (IPB) periode 2014-2015.
Penyematan gelar Duta Institut dilakukan oleh Rektor IPB, Prof. DR.
Herry Suhardiyanto, M.Sc di Auditorium Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB
Darmaga (21/12). “Kita semua akan menjadi duta yang akan menyebarkan peran
penting pertanian agar tidak tereduksi. Kita tahu kita hebat dengan raihan
prestasi yang berhasil diraih tapi kalau tidak dipublikasikan maka publik
tidak akan tahu prestasi tersebut,” ujar Rektor dalam sambutannya. Selain
meraih nilai tertinggi, Elsa juga terpilih sebagai juara favorit pilihan
finalis. Atas prestasinya ini Elsa mendapatkan hadiah berupa uang senilai 10
juta rupiah (Juara I) dan 2,5 juta rupiah (Juara Favorit).

Juara kedua diraih Khadijah Hasyim dari Departemen Ilmu Ekonomi
Fakultas Ekonomi dan Manajamen (FEM) dan berhak membawa pulang uang senilai
5 juta rupiah. Juara ketiga diraih oleh Randy dari Departemen Agronomi dan
Hortikultura Fakultas Pertanian dan berhak membawa pulang uang senilai 3
juta rupiah.

Dalam ajang yang digelar hasil kerjasama Direktorat Pengembangan Karir dan
Hubungan Alumni dan Himpunan Alumni IPB ini, Elsa berhasil mengalahkan 30
finalis lainnya yang berasal dari 32 Departemen di IPB yang mengirimkan
perwakilannya. Selain berprestasi di bidang akademik, salah satu alasan
terpilihnya Elsa karena Ia menguasai tiga bahasa Internasional yakni
Inggris, Jerman dan Jepang. Harapannya dengan kemampuan yang dimiliki, Elsa
bisa mempromosikan IPB di dunia internasional.(zul)

Penganugerahan DUTA INSTITUT di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor pada Minggu, 21 Desember 2014 (Sumber Foto: Dr Syarifah IIs)

Penganugerahan DUTA INSTITUT di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor pada Minggu, 21 Desember 2014 (Sumber Foto: Dr Syarifah IIs)

10406412_10205558108542121_532993125096347436_n 10888770_10205558120302415_1619244772298690925_n 10891625_10205558113102235_7940267849147465012_n

Mini Workshop of Agricultural Landscape “Lanskap Pertanian”, CLICK GUIDELINE RIGHT HERE, Please

ALBUM PICS of AGRICULTURAL LANDSCAPE COURSE’s MINI WORKSHOP – CLICK HERE PLEASE

LANDSCAPE OBJECTS: Urbanization of Laladon country side; land use and land cover changes; Agroforestry practices in “pekarangan” level.

Day/Date: Wednesday/ December 24, 2014

Time: 7AM to 10 AM

Meeting/Start Point: “PERTIGAAN LALADON” @ 06:30

Instructor: Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin

Student Assistant: Vivandra Prima Budima

Participant: 40 Bachelor Students of “Agricultural Landscape” Course, 5th Semester of Landscape Architecture, Agronomy & Horticulture, Soil Science, Forestry, Environmental Economy Study Programs, Bogor Agriccultural University (IPB).

Intensive discussion of “Pekarangan Agroforestry Practices” would be held @ LALADON PERMAI BLOK D/11, CIOMAS BOGOR 16610 (as Final Destination).

Some References could be accessed, as follows:

1. PEKARANGAN PICTURES ALBUM – LALADON PERMAI BLOK DCa No. 11 CIOMAS BOGOR – CLICK HERE, Please

2. PEKARANGAN VIDEO – LALADON PERMAI BLOK D No. 11 CIOMAS BOGOR – CLICK HERE, Please

 

EQUIPMENT & TOOLS

1. Every student group must bring digital camera or phone cell camera, and notebook/laptop

2. Megaphone, LCD Projector and Screen would be provided by Student Assistant

GROUP TASK

1. Interpretation of agricultural landscape, urbanization process, land use and land cover changing in Laladon Country side from “PERTIGAAN” to D/11 would be guided by Workshop Instructor, Prof. Hadi Susilo Arifin

2.   Interpretation and analysis of Agroforestry practices at Laladon Permai Pekarangan, Landscape Services of Pekarangan, such as production, biodiversity conservation, Carbon sequestration, water resources management, garden beautification.

3. Write down roughly synthesis into PPT version, then discuss the results through presentation group by group (10 minutes for each group, presentation and discussion).

MINI WORKSHOP PRESENTATION MATERIALS OF STUDENT’S GROUP TASK

1. Group 1. PPT Workshop Material – PDF File Click here, please

2. Group 2. PPT Workshop Material – PDF File Click here, please

3. Group 3. PPT Workshop Material – PDF File Click herea, please

 

PERSONAL STUDENT TASK

Every student has to write the comment of the impression workshop and result (100-200 words) in BAHASA INDONESIA or in ENGLISH into this POSTING COMMENT BOX by the 2nd JANUARY 2015.

GOOD LUCK…..

Land use changing from agriculture farmland to becoming abundant land/heat land (top) and housing settlement road (bottom)

Land use changing from agriculture farmland to becoming abundant land/heat land (top) and housing settlement road (bottom) in Laladon country side landscape.

DSC07554a

DSC07670 DSC07680 DSC07728 DSC07775 DSC07778

 

Group picture of Agricultural Landscape Class Students after they had got a mini workshop in Laladon Permai

Group picture of Agricultural Landscape Class Students after they had got a mini workshop in Laladon Permai

IMG_0138

PEMILIHAN DUTA INSTITUT – INSTITUT PERTANIAN BOGOR PERIODE 2014-2015

Duta atau Ambassador adalah orang yang dipilih langsung oleh suatu lembaga atau organisasi/ kelompok untuk mewakili kepentingan lembaga atau organisasi/kelompok tersebut, baik mewakili secara terbatas sesuai dengan tuntutan lembaga/organisasi yang bersangkutan, maupun secara penuh sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan. Untuk itu setiap DUTA harus mengerti dan memahami benar tugas yang dibebankan kepadanya.

Selain itu, karena DUTA adalah representasi dari lembaga/organisasi, maka yang bersangkutan harus mewakili karakter atau image dari lembaga/organisasi tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Seorang Duta Lingkungan misalnya, dia harus mengerti segala sesuatu tentang persoalan lingkungan. Jika yang bersangkutan adalah Duta Lingkungan Indonesia, maka dia harus memahami sejarah Indonesia secara keseluruhan, sejarah lingkungan, permasalahan, dan cara mengatasinya. Duta Lingkungan tersebut juga dapat mengkampanyekan semua gerakan yang berkaitan dengan lingkungan di Indonesia dan dunia.

Demikian juga halnya dengan Putri Indonesia, misalnya. Sosok dan penampilannya harus menampilkan ciri ke-Indonesiaan, baik dalam hal budaya, bahasa maupun tutur katanya. Dengan kata lain, yang bersangkutan mewakili sosok orang Indonesia di dunia luar/ internasional. Demikian juga dengan Miss Indonesia, Miss Earth, Putri Pariwisata Indonesia, L-Man dan sejenisnya.

Bagaimana dengan DUTA ISNTITUT dari INSTITUT PERTANIAN BOGOR ?
Apakah yang bersangkutan mewakili IPB sebagai sebuah Institusi yang bertaraf nasional, bahkan internasional ? Sejauh mana DUTA INSTITUT mewakili IPB sebagai institusi, sebagai salah satu institusi perguruan tinggi yang sangat diandalkan di bidang pertanian ?

Atau DUTA INSTITUT, mewakili mahasiswa IPB yang energik, intelek, memiliki wawasan yang luas tentang dunia pertanian, dan memiliki akhlak dan budi pekerti yang tinggi? Seorang generasi muda Indonesia yang layak diteladani dan berpenampilan menarik baik dari segi intelektulitas/keilmuannya sebagai seorang mahasiswa yang layak untuk ditiru, maupun dari segi penampilan yang menarik untuk diikuti.

PESERTA
Peserta DUTA INSTITUT untuk periode 2014-2015 adalah mahasiswa berprestasi yang berasal dari 36 departemen yang ada di lingkungan IPB, masih aktif sebagai mahasiswa (baik pria maupun wanita) dan sedang tidak dalam cuti (pada saat pemilihan berlangsung). Selain itu, mereka direkomendasikan oleh departemen masing-masing yang dibuktikan dengan surat resmi.

Peserta yang terpilih menjadi calon DUTA INSTITUT, ditentukan oleh masing-masing departemen yang berada di bawah ruang lingkup IPB. Panitia pelaksana Pemilihan DUTA INSTITUT IPB tidak berhak memilih dan menentukan sendiri. Panitia hanya berhak menerima dan menyelenggarakan pendidikan dan seleksi yang dibantu oleh sejumlah Dewan Juri. Peserta yang yang sudah terpilih menjadi calon DUTA INSTITUT wajib mengikuti serangkaian program kegiatan yang sudah disusun oleh panitia penyelenggara. Panitia berhak menggugurkan hak keikutsertaan jika calon DUTA INSTITUT tidak dapat mengikuti seluruh atau sebagian program kegiatan yang sudah disusun oleh panitia penyelenggara, baik pada awal masa kegiatan maupun ditengah-tengah masa kegiatan sedang berjalan. Keputusan atas ini mutlak berada di tangan panitia penyelenggara setelah diadakan rapat internal panitia penyelenggara.
MEKANISME
1. Tiap Peserta mendaftarkan diri pada panitia dengan membawa surat rekomendasi dari jurusan
2. Mengisi formulir sesuai dengan format yang sudah disediakan dengan menggunakan huruf balok dan tinta warna hitam
3. Mengikuti seluruh kegiatan sesuai dengan yang sudah dijadwalkan
4. Memakai seragam dan atribut lainnya sesuai dengan fungsinya dalam mengikuti seluruh kegiatan yang sudah dijadwalkan dan dibagikan oleh penitia penyelenggara
5. Seluruh peserta dibagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok memiliki ketua yang dipilih dari anggota kelompok. Tiap kelompok didampingi oleh seorang Koordinator Kelompok.
6. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh instruktur
7. Membuat laporan sesuai dengan tugas yang diberikan kepada Koordinator Kelompok masing-masing
8. Menerima secara mutlak hasil keputusan dewan juri/tim penilai.

Komunikasi dalam penyelenggaraan pemiihan DUTA INSTITUT antara peserta dengan panitia penyelenggara dapat dilakukan dalam beberapa cara, antara lain:

a. Melalui email group: panitiadutaipb@yahoogroups.com
b. Grup WA: CALON DUTA INSTITUT, IPB
c. Nomor telpon: 08979 022 789
d. Pemberitahuan langsung

Komunikasi melalui keempat cara di atas dapat dilakukan setiap hari selama masa kegiatan berlangsung.

Setelah panitia penyelenggara menerima data nama calon DUTA INSTITUT dari setiap departemen, maka panitia akan menghubungi calon yang bersangkutan melalui email, dan para peserta diminta untuk mengisi formulir dalam bentuk lampiran email tersebut. Pengembalian formulir dilakukan dengan me-replay email panitia yang sudah disertakan dengan lampiran yang sudah diisi sesuai dengan permintaan panitia pada batas tanggal pengembalian.

Jika diperlukan, panitia sewaktu-waktu dapat meminta tambahan data di luar yang sudah ditentukan melalui ketiga alat komunikasi di atas, dan peserta yang bersangkutan wajib memenuhinya.

Program Kegiatan yang sudah disusun wajib diikuti oleh seluruh peserta calon DUTA INSTITUT.

KEGIATAN
Kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh calon DUTA INSTITUT adalah Pelatihan/Olah Fisik, Image Making, Sejarah IPB, Pengenalan Fakultas/Departemen yang berada di bawah lingkup IPB, Self Management, Performance and Etiquette, Personal Branding dan Communication and Public Speaking, serta Pengenalan Himpunan Alumni (HA) IPB. Sebelumnya tentu dilakukan pertemuan pendahuluan/Ice Breaking.

2014-12-20 Surat Permohonan kesediaan menjadi juri -page-001 2014-12-20 Surat Permohonan kesediaan menjadi juri -page-002

DSC07611 DSC07623a DSC07660

 From: Prof. Dr. Ani Mardiastuti

Ke: dedhsa@yahoo.com 

Des17 pada 11:15 AM

From: Janthy Hidajat
Date: 14 Desember 2014
To: hsarifin@ipb.ac.id
Subject: call for paper – The 5th International Conference Jabodetabek Study Forum
 Dear Colleague.Center for Regional System Analysis Planning and Development (CRESTPENT/P4W) of Bogor Agricultural University (IPB), Indonesia will host The 5th International Conference of  Jabodetabek Study Forum with the theme: “Sustainable Megacities: Vulnerability, Diversity and Livability”. This international conference will be held on 16-18 March 2015 at IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Indonesia.
We would like to invite paper submission, for further detailyou  may visit to this website: http://p4w-ipb.com/jabodetabek2015/
Also, attached herewith is this poster of The 5th International Conference Jabodetabek Study Forum 2015 for your reference.
Thank you.Warm regards,
Janthy
—–
Dr. Janthy T Hidajat
Chairman of the 5th  International Conference
Jabodetabek Study Forum
The Conference is sponsored by RIHN (Research Institute for
Humanity and Nature) – Kyoto, Japan
Jabodetabek 2nd announcement A4-

Next Page »

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE